Masa Keemasan yang Menentukan Kecerdasan

Setiap orang tua pasti mengharapkan memperoleh generasi penerus yang sehat dan cerdas. Apa yang bisa diusahakan oleh orang tua untuk mencapai harapan ini? Ada beberapa hal yang yang menentukan kecerdasan anak, yang perlu untuk diketahui oleh para orangtua seperti yang akan diuraikan di bawah ini.

Awal pembentukan susunan saraf pusat atau otak dimulai setelah kehamilan 8 minggu. Sel saraf pada permulaan bentuknya masih sederhana, mengalami pembelahan menjadi banyak, dan ini disebut proliferasi. Proses proliferasi ini berlangsung selama kehamilan 4-24 minggu, dan selesai pada waktu bayi lahir (1).

Tahapan perkembangan sel otak terjadi sejak dalam kandungan, asupan nutrisi bagi janin selama awal-awal kehamilan adalah sangat vital untuk perkembangan sel-sel otak. Berat badan berhubungan erat dengan gizi yang diberikan kepada janin, bayi dengan berat lebih disebabkan masukan nutrisi yang lebih baik saat mereka masih dalam kandungan. Penelitian yang dilakukan Center for Urban Epidemiologic Studies New York, AS, menemukan adanya hubungan antara berat lahir bayi dengan tingkat kecerdasan (IQ) si bayi yang diukur 7 tahun kemudian. Pada umumnya bayi-bayi dengan berat lebih tinggi memiliki IQ yang lebih besar. Bahkan rata-rata perbedaan angka IQ dari bayi yang berat lahirnya <2,5 kg dengan bayi yang lahirnya 4 kg mencapai 10 angka (2).

Keadaan gizi ibu hamil sangat erat hubungannya dengan berat badan bayi yang akan dilahirkan. Bayi yang dilahirkan oleh para ibu dengan kondisi kekurangan energi dan protein (KEP), akan mempunyai berat badan lahir rendah (BBLR) yaitu kurang dari 2,5 kg. Kondisi BBLR akan sangat berpengaruh terhadap perkembangan kesehatan anak selanjutnya. Selain kekurangan gizi, bayi yang baru lahir tersebut juga akan mengalami kemunduran otak. Hal ini akan berakibat terjadinya penurunan kemampuan belajar dan kemampuan akademik pada usia yang lebih lanjut (3). Dengan demikian, bagi ibu hamil perlu memperhatikan kenaikan berat badannya. Kenaikan berat badan yang sebaiknya selama kehamilan tergantung tinggi badan dan berat badan sebelum kehamilan terjadi. Jika memiliki berat badan yang kurang sebelum kehamilan maka dianjurkan kenaikan berat badan selama kehamilan antara 14-20 kg. Jika berat badan normal sebelum kehamilan, dianjurkan kenaikan berat badan antara 12,5 – 17,5 kg, dan jika berat badan sebelum kehamilan sudah berlebih maka dianjurkan kenaikan barat badan antara 7,5 – 12,5 kg (4).

Bagaimana kalau sudah terlanjur lahir dengan berat lahir rendah? Masih ada yang bisa kita lakukan yaitu memperhatikan perkembangan syaraf dan otaknya setelah lahir hingga 3 tahun pertama kehidupannya.

Ada yang mengatakan penanambahan jumlah sel saraf telah selesai pada saat kelahiran. Setelah lahir hanya terjadi pematangan fungsi sel saraf, tetapi selubung saraf yang disebut myelin (myelinisasi) dan hubungan antara sel syaraf yang disebut sinaps masih berkembang (1). Yang harus diingat dari sinaps dan myelin ini adalah ”use it or loose it”. Mengapa? Karena sinaps berkembang sangat pesat hanya dalam ukuran jam setelah lahir. Perkembangan ini sangat berperan dalam kemampuan penglihatan, bicara dan kepandaian anak. Bila digunakan, sinaps akan semakin berkembang baik membentuk jalinan saraf yang sangat luas dan anak makin cerdas. Bila tidak digunakan maka sinaps akan menghilang. Perkembangan sinaps ini sangat tergantung pada nutrisi dan stimulasi. Sedangkan myelin tidak tergantung stimulasi, tetapi tergantung nutrisi yang baik dan lengkap. (5).

Berikut ini beberapa hal menakjubkan yang pernah ditemukan (6):

- Bayi memiliki suatu kebutuhan biologis dan keinginan untuk belajar
- Jaringan kerja sinapses yang terbentuk dalam otak bayi nyaris komplet setelah tiga tahun pertama.
- Semakin banyak rangsangan yang dialami bayi, sirkuit dalam otak akan semakin meningkat dan dapat mengembangkan kemampuan belajar bayi di masa depan.
- Otak bayi memiliki pilihan yang jelas untuk gambaran-gambaran yang sangat berbeda satu sama lain.
- Kemampuan otak bayi dapat menurun atau meningkat sekitar 25 persen, tergantung lingkungan dan rangsangan yang diterimanya.
- Rangsangan visual memiliki banyak keuntungan seperti; meningkatkan keingintahuan, konsentrasi dan kemampuan atentivitas.
- Permainan bayi yang paling baik adalah orangtuanya sendiri. Buat kontak sebanyak mungkin dengan bayi!

Rahasia merangsang otak si kecil (6)

1. Cinta. Cinta dan perhatian merupakan kebutuhan riil pertama. Bayi tidak pernah mengatur atau memanipulasi. Dia sangat butuh cinta mesra. Cinta yang tidak terbatas memperkuat penghargaan diri dan meningkatkan perkembangan sirkuit otak bayi.

2. Bicaralah pada bayi sesering, selembut mungkin dengan kasanah kata sebanyak mungkin, serta berbagai ekspresi. Suara ibu adalah suara favorit bayi, sebab dia sudah mulai mendengarnya sejak ada di kandungan.

3. Jawab permintaan bayi (misalnya mencoba memahami tangisan bayi) tanpa ragu-ragu. Hal ini akan mengajarkan pada bayi untuk berani berkomunikasi dengan orang lain, dan memberi stabilitas emosi dan kepercayaan yang tinggi untuk dia.

4. Berikan sentuhan pada bayi. Para ahli menemukan bahwa bayi prematur yang dibelai akan tumbuh lebih cepat, sedikit menangis, dan akan segera diperbolehkan pulang dari rumahsakit daripada yang tidak dibelai.

5. Ekspresi yang positif. Bayi akan hafal dan paham betul suara, ekspresi wajah, dan gerakan. Maka buatlah dia kenal ekspresi dan suara yang positif.

6. Biarkan bayi mengalami lingkungan yang berbeda; ajak jalan-jalan, tunjukkan hal-hal yang menarik di sekitarnya.

7. Biarkan Bayi mengenali berbagai tekstur dan temperatur (tentu jangan terlalu dingin, panas, atau keras). Sediakan lingkungan yang aman bagi eksplorasi bayi, karena pengenalan yang dilakukannya memang butuh waktu.

8. Bacakan buku-buku. Walaupun bayi belum bisa mengikuti atau membaca, namun gambar-gambar dan suara ibu baik buat dia.

9. Mainkan musik atau biarkan bayi mendengarkan musik seperti musik klasik (Mozart misalnya). Penelitian membuktikan bahwa musik klasik dapat merangsang perkembangan neuron-neuron otak bayi.

10. Ketika frustrasi karena bayi menjatuhkan susu ke lantai, ingatlah bahwa dia melakukan itu karena sedang mencoba mengenali dunia.

Apa yang dapat kita pantau dalam tahap perkembangan otak setelah lahir? Lingkar kepala anak.

Setelah lahir terjadi penambahan volume dan berat otak (1). Saat anak lahir, berat otak sudah mencapai 50 persen dari dewasa dan ukuran lingkar kepalanya adalah 32-36 cm. Lingkar kepala seorang bayi mencerminkan besarnya volume otak yang ada di dalamnya. Lingkar kepala tersebut berkembang seiring dengan pertambahan usia anak. Apabila lingkar kepala anak dalam usia tertentu kurang dari nilai yang normal, kemungkinan volume otaknya kurang dari cukup. Berbagai penelitian menunjukkan adanya kaitan antara besar-kecilnya otak dengan tingkat kecerdasan anak, walaupun volume otak dalam kepala hanya salah satu hal yang menentukan tingkat kecerdasan anak kelak(5). Dengan menerapkan gizi yang baik selama kehamilan dan pasca melahirkan, memberikan ASI eksklusif, ditambah stimulus yang tepat, maka ukuran lingkar kepala, tepatnya peningkatan volume otak anak jadi cepat, dan mendukung kecerdasannya (7). Setelah lahir, tingkat kecerdasan terus dibentuk selama dua hingga tiga tahun pertama kehidupannya. Inilah masa-masa keemasan seorang anak. Setelah tiga tahun, perkembangan otak relative tidak pesat lagi (5).

Uraian ringkas di atas menunjukkan pentingnya peran masa prenatal dan pascanatal dalam perkembangan otak. Oleh karena itu, bila kita menghendaki agar anak mendatang mempunyai otak yang berkualitas tinggi, maka diperlukan perhatian yang sungguh-sungguh terhadap perkembangan otak, yang harus dimulai sebelum ibu hamil untuk mempersiapkan kehamilan, selama masa hamil, dan setelah bayi lahir sampai proses perkembangan otak selesai (1).

Uraian di atas disarikan dari beberapa tulisan. Apabila ingin membaca lebih lengkap silakan membacanya di situs di bawah ini:

1. Perkembangan Otak pada Bayi dan Anak (http://www.nasikucing.com)
2. Berat Lahir Tentukan Kecerdasan Anak (Siswono, Gizi.net)
3. Membentuk Anak Cerdas Sejak Hamil (Siswono, Gizi.net)
4. Berapa Kenaikan Berat Badan yang Sebaiknya Selama Kehamilan? (dr. Surinah-www.infoibu.com)
5. Lingkar Kepala Tentukan Volume Otak (http://www.republika.co.id)

sumber : msyna.com

6. Otak Bayi Perlu Dirangsang (Gaya Hidup Sehat http://www.kompas.com)

7. Ukuran Lingkar Kepala Bayi Tentukan Kecerdasan? (http://www.perempuan.com)

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: