<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>SEHAT ITU MAHAL</title>
	<atom:link href="http://budishmily.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://budishmily.wordpress.com</link>
	<description>Jaga sehatmu sebelum sakit</description>
	<lastBuildDate>Fri, 20 Jan 2012 09:32:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='budishmily.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/9d0288c764a0026afb25cbaffdf2bebb?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>SEHAT ITU MAHAL</title>
		<link>http://budishmily.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://budishmily.wordpress.com/osd.xml" title="SEHAT ITU MAHAL" />
	<atom:link rel='hub' href='http://budishmily.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Infeksi Saluran Kencing Pada Ibu Hamil</title>
		<link>http://budishmily.wordpress.com/2011/06/13/infeksi-saluran-kencing-pada-ibu-hamil/</link>
		<comments>http://budishmily.wordpress.com/2011/06/13/infeksi-saluran-kencing-pada-ibu-hamil/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 Jun 2011 03:00:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>budishmily</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ibu dan Bayi]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://budishmily.wordpress.com/?p=1137</guid>
		<description><![CDATA[Jangan pernah menahan keinginan untuk kencing. Terlebih pada ibu hamil. Sebab, gara-gara menahan kencing bisa-bisa timbul infeksi yang kerap dikenal dengan istilah infeksi saluran kemih (ISK). Mengapa bisa terjadi demikian? Pada saat timbul keinginan kencing, pertanda bahwa kandung kencing kita sudah penuh. Bila penuh tentunya harus segera dikeluarkan. Hingga, bila kita tahan urin yang ada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=budishmily.wordpress.com&amp;blog=8252168&amp;post=1137&amp;subd=budishmily&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://budishmily.files.wordpress.com/2011/06/dddd.jpeg"><img class="alignleft size-full wp-image-1138" title="dddd" src="http://budishmily.files.wordpress.com/2011/06/dddd.jpeg?w=468" alt=""   /></a>Jangan pernah menahan keinginan untuk kencing. Terlebih pada ibu hamil. Sebab, gara-gara menahan kencing bisa-bisa timbul infeksi yang kerap dikenal dengan istilah infeksi saluran kemih (ISK).</p>
<p>Mengapa bisa terjadi demikian? Pada saat timbul keinginan kencing, pertanda bahwa kandung kencing kita sudah penuh. Bila penuh tentunya harus segera dikeluarkan. Hingga, bila kita tahan urin yang ada di kandung kencing, maka urin yang ada di saluran uretra akan menyebabkan infeksi. Air kencing merupakan media yang baik untuk tumbuhnya kuman. Terutama jika sisa kencing itu sampai 50 cc hingga 100 cc. Itulah mengapa pula, sering disarankan agar orang kencing secara teratur setiap 4 jam sekali.<br />
<span id="more-1137"></span><br />
ANEKA PENYEBAB ISK<br />
Penting diketahui, ibu hamil rentan terkena ISK. Sebab dalam proses kehamilan, hormon kehamilan menyebabkan otot-otot polos kandung kencing tak mudah berkontraksi alias jadi relaks. Ini berakibat pengosongan kandung kencing tersebut tidak optimal, hingga terjadilah sisa kencing di dalam kandung kencing.</p>
<p>Selain itu, struktur organ wanita juga memungkinkan kuman mudah masuk ke mulut saluran kemih tadi. Panjang saluran kemih hanya berjarak 3 cm dari muaranya, sehingga amat dekat dengan vagina dan anus. Kondisi seperti ini membuat saluran kemih gampang tercemar, baik oleh kotoran dari anus maupun cairan yang keluar dari vagina, seperti jamur atau bakteri.</p>
<p>Itulah mengapa, wanita dianjurkan selalu menjaga kebersihan organ intimnya.Berbagai kasus terjadinya ISK berawal dari kondisi organ intim yang kurang bersih ini. Jangankan yang tidak dijaga, dengan dijaga saja, yang namanya ISK itu kadang bisa terjadi, karena kuman suka bersembunyi di organ intim itu. Maka begitu ada kesempatan,kuman akan naik ke atas atau ke saluran kencing. Terutama pada saat hubungan intim, di mana posisi wanita berada di atas. Ini akan menyebabkan benturan pada uretranya. Padahal, panjang uretra cuma 3 sentimeter. Kalau terbentur-bentur akan menyebabkan luka.</p>
<p>Setiap selesai berhubungan intim, sebaiknya segera kencing, dan bila cebok hindarkan pembersihan dari bawah ke atas tapi lakukan dari atas ke bawah.Karena kalau cebok dari bawah ke atas bisa membawa kuman.</p>
<p>Pemicu yang lain adalah penyakit sistemik, seperti diabetes atau penyakit lain yang kira-kira menurunkan kekebalan tubuh. Pada diabetes, glukosa adalah media yang paling baik untuk tumbuhnya kuman.</p>
<p>Faktor umur, terutama pada masa lansia, juga salah satu penyebab. Soalnya, pada saat ini sudah mulai terjadi gangguan, seperti kencing terganggu karena faktor hormon yang menurun. Pada lansia, epitel di kandung kemih menipis sehingga sangat mudah terjadi ISK. Sebab, selama mukosanya tebal, akan menjadi barier untuk masuknya kuman.</p>
<p>BISA TANPA GEJALA<br />
ISK bisa disertai gejala atau bahkan tanpa gejala. Gejala yang menyertai biasanya berupa anyang-anyangan (dysuria) atau sering kebelet kencing tapi tidak keluar atau kencing tapi jumlahnya tak banyak. Ini berbeda dengan sering kencing. Pada orang yang sering kencing atau bolak-balik kencing, justru bagus karena kumannya jadi bisa segera dikeluarkan. Sementara pada mereka yang kebelet kencing tapi tidak keluar kencingnya atau kencing tapi jumlahnya tidak banyak,justru berbahaya.</p>
<p>Anyang-anyangan terjadi karena ada suatu rangsangan pada mulut saluran kencing. Rangsangan pada mulut saluran kencing ini bisa terjadi karena reaksi infeksi, bisa juga karena kadar pH pada urinnya tak sesuai.</p>
<p>Selain rasa anyang-anyangan, gejala yang patut diwaspadai adalah jika ada rasa nyeri atau rasa terbakar di saluran kemih atau pada kandung kemih. Nyeri ini terjadi karena di daerah liang sanggama terdapat banyak kuman sehingga saluran kencing mengalami radang kronis dan akibatnya membuat saluran kencing menyempit. Tidak lancarnya saluran kencing inilah yang kemudian menimbulkan rasa nyeri dan ingin kencing lagi.</p>
<p>Ciri-ciri lain, jika sering kencing pada malam hari. Ini tidak normal. Apalagi kalau bangun dari tidurnya khusus untuk kencing. Sebab, kencing di malam hari itu sebaiknya tidak lebih dari dua kali. Patokannya, kencing dalam sehari itu hanya sampai 8 kali. Jika sehari lebih dari itu, bisa saja ada yang tidak normal.</p>
<p>Lalu yang terberat adalah bila tidak bisa kencing. Jika hal ini terjadi, bisa menyebabkan demam tinggi, menggigil, dan bahkan bisa meninggal. Itulah yang perlu diwaspadai. Karena pada manusia normal, produksi kencing per jam adalah antara 30 sampai 50 cc. Kalau ternyata tak bisa, perlu diwaspadai karena bisa jadi ada sesuatu. Sebab urin di kandung kencing yang mengandung banyak kuman tersebut bisa menyebar ke mana-mana.</p>
<p>Untuk melihat apakah kita terkena ISK, harus dilakukan pemeriksaan di laboratorium. Penyebab ISK yang paling banyak adalah bakteri jenis E. coli. Bisa sampai 80 persennya, sedangkan bakteri yang lain, paling-paling cuma 5-10 persen. Pada biakan urin akan ditemukan jumlah bakteri paling sedikit sejumlah 100 ribu per mililiter. Pemeriksaan yang dilakukan adalah pemeriksaan kandungan nitrit dan leukosit, positif atau tidaknya.</p>
<p>DAMPAK ISK<br />
Pada kehamilan dampak infeksi bisa bermacam-macam. Di antaranya, menyebabkan keguguran, lahir prematur, atau kematian janin di kandungan.Sebab kuman-kuman tersebut bisa menyerang ari-ari. Akibatnya janin tak bisa bernapas.</p>
<p>Sedangkan dampak pada si ibu bisa membuat infeksi ginjal atau gangguan kegagalan ginjal. Padahal, jika terjadi infeksi ginjal, biasanya akan menyebabkan kematian, karena menyebar ke seluruh tubuh. Kalau sudah menyebar ke seluruh tubuh, akan menimbulkan demam atau tubuh panas. Infeksi ginjal ini bisa juga mengakibatkan hipertensi atau menimbulkan preeklampsia atau ekslampsia. Kalau sudah demikian, bisa saja bayinya lahir prematur.</p>
<p>Itulah mengapa, kalau pada pemeriksaan ibu hamil ada tanda-tanda ISK, sebaiknya segera diobati. meskipun tak ada keluhan. Jadi, jangan dianggap remeh. ISK termasuk lima besar infeksi yang paling berbahaya pada kehamilan, terutama yang tanpa gejala. Tahu-tahu ginjalnya rusak. Karena itu perlu dihimbau ibu-ibu agar waspada dengan ISK.</p>
<p>Terlebih pada ibu hamil memang sulit untuk mencegah tidak terjangkit penyakit ini. Sangat disarankan sejak hamil muda sudah melakukan pemeriksaan urin. Cara yang paling mudah adalah memeriksa ke laboratorium dengan mencari nitrit dan leukositnya, positif atau tidak. Kalau positif harus segera diobati.</p>
<p>Tentunya ISK harus diatasi dengan pengobatan yang optimal. Biasanya akan dipilihkan obat-obat tertentu yang tak berbahaya pada janin, seperti golongan penisilin dan ampisilin. Ini diberikan selama satu minggu. Setelah itu, diperiksa lagi kulturnya atau biakan urinnya sampai benar-benar steril dan bebas kuman.Jangan pernah abaikan pemeriksaan urin kala memeriksa kehamilan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>sumber : www.anak-ibu.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/budishmily.wordpress.com/1137/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/budishmily.wordpress.com/1137/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/budishmily.wordpress.com/1137/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/budishmily.wordpress.com/1137/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/budishmily.wordpress.com/1137/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/budishmily.wordpress.com/1137/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/budishmily.wordpress.com/1137/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/budishmily.wordpress.com/1137/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/budishmily.wordpress.com/1137/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/budishmily.wordpress.com/1137/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/budishmily.wordpress.com/1137/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/budishmily.wordpress.com/1137/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/budishmily.wordpress.com/1137/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/budishmily.wordpress.com/1137/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=budishmily.wordpress.com&amp;blog=8252168&amp;post=1137&amp;subd=budishmily&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://budishmily.wordpress.com/2011/06/13/infeksi-saluran-kencing-pada-ibu-hamil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/046ef72834a2517ac9764cd29065b9e4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">budishmily</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://budishmily.files.wordpress.com/2011/06/dddd.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">dddd</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>BILA SI KECIL TAK KUNJUNG BERJALAN</title>
		<link>http://budishmily.wordpress.com/2011/06/11/bila-si-kecil-tak-kunjung-berjalan/</link>
		<comments>http://budishmily.wordpress.com/2011/06/11/bila-si-kecil-tak-kunjung-berjalan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 11 Jun 2011 08:31:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>budishmily</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ibu dan Bayi]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://budishmily.wordpress.com/?p=1133</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Hai, bagaimana, si kecil sudah bisa jalan?&#8221; Begitulah pertanyaan yang kerap dilontarkan mengenai perkembangan buah hati kita. Kecemasan biasanya muncul jika ulang tahun pertama sudah lewat beberapa bulan, tapi si kecil belum juga bisa berjalan. Biasanya sih, untuk menghibur diri kita menepisnya dengan berpikir, &#8220;Ah, nanti juga bisa berjalan sendiri.&#8221; Benarkah demikian? &#8220;Pada prinsipnya selama [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=budishmily.wordpress.com&amp;blog=8252168&amp;post=1133&amp;subd=budishmily&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://budishmily.files.wordpress.com/2011/06/belajar-jalan.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1134" title="belajar-jalan" src="http://budishmily.files.wordpress.com/2011/06/belajar-jalan.jpg?w=468" alt=""   /></a>&#8220;Hai, bagaimana, si kecil sudah bisa jalan?&#8221; Begitulah pertanyaan yang kerap dilontarkan mengenai perkembangan buah hati kita. Kecemasan biasanya muncul jika ulang tahun pertama sudah lewat beberapa bulan, tapi si kecil belum juga bisa berjalan. Biasanya sih, untuk menghibur diri kita menepisnya dengan berpikir, &#8220;Ah, nanti juga bisa berjalan sendiri.&#8221; Benarkah demikian?</p>
<p>&#8220;Pada prinsipnya selama sudah dipastikan tidak ada gangguan saraf atau kelainan otot, anak pasti bisa berjalan,&#8221; kata Dr. Irawan Mangunatmadja, Sp.A., menyemangati. Spesialis anak dari Bagian Ilmu Kedokteran Anak RSUPN Cipto Mangunkusumo, Jakarta ini menganjurkan, untuk memastikan ada tidaknya gangguan, bawalah anak ke dokter. &#8220;Dokter yang akan memastikan, adakah kelainan yang harus ditangani atau sekadar keterlambatan biasa,&#8221; ujarnya. Toh, sampai usia 18 bulan belum bisa berjalan pun masih dikategorikan normal.<br />
<span id="more-1133"></span><br />
KEMANJAAN JADI PENYEBAB?</p>
<p>Terlepas dari kemampuan fisik anak, sering kali orangtua tidak menyadari kalau kemanjaan yang mereka tawarkan pada si kecil menjadi biang keladi keterlambatan perkembangan anak, khususnya kemampuan berjalan. Contohnya, orangtua kelewat sayang sehingga takut melihat anaknya limbung kala belajar berjalan. Belum sempat anak melangkah, langsung sudah ditahannya. Atau orangtua yang selalu menyodorkan semua kebutuhan anak di depan mata sehingga si kecil enggan beringsut sedikit pun. Hal ini tentu melenakannya.</p>
<p>&#8220;Jangan salah, meski masih kecil, secara naluriah anak sudah bisa memilih mana yang lebih enak baginya,&#8221; kata Annelia Sari Sani, Psi. dari Unika Atma Jaya, Jakarta. Kalau semuanya sudah bisa terpenuhi dengan rengekan, mengapa harus bersusah payah berdiri dan mencoba berjalan? Kira-kira seperti itu pikirannya. Namun, karena pada dasarnya tidak ada gangguan, maka secara alami kemampuannya ini akan dikuasainya juga. Yang sedikit membedakan mungkin waktunya yang molor lebih lama.</p>
<p>Selain itu trauma kala latihan berjalan juga bisa menjadi penyebab psikologis keterlambatan. Misalnya saat anak pertama kali berlatih jalan, limbung kemudian jatuh membentur meja hingga memar atau malah berdarah. Baik anak maupun orangtua biasanya jadi jera untuk mencoba lagi. Padahal tentu saja ketakutan seperti ini harus dicoba dikikis. Secara perlahan orangtua harus meyakinkan anak bahwa semuanya akan baik-baik saja dengan cara terus mendampingi saat berlatih. Selain wajib menyediakan tempat latihan yang aman.</p>
<p>Tak sesederhana berkembangnya kemampuan melangkah, latihan berjalan ini implikasinya sangat luas bagi perkembangan psikologis anak. &#8220;Latihan berjalan sekaligus melatih anak mengembangkan sense of outonomy berikut kemandiriannya. Dari sinilah secara bertahap anak memahami bahwa segala sesuatu yang diinginkannya harus diusahakan,&#8221; tandasnya. Dapat dibayangkan seandainya anak tidak segera bisa berjalan, tentu kemampuan sosialnya pun akan ikut terhambat.</p>
<p>ANEKA MITOS</p>
<p>Banyak mitos yang tidak dapat dibuktikan secara ilmiah berkaitan dengan kemampuan berjalan anak. Misalnya, anak perempuan bisa bicara dulu baru berjalan, atau menyabet kaki anak dengan belut supaya bisa segera berjalan, sampai membawa anak ke dukun pijat.</p>
<p>Orangtua boleh percaya boleh juga tidak. Selama hal tersebut tidak membahayakan anak, tidak masalah. Misalnya menyabet kakinya dengan belut, selama sabetannya tidak melukai anak, ya tidak apa-apa. Kalaupun setelah itu anak bisa berjalan, bisa jadi waktu menyabetnya bertepatan dengan &#8220;klik&#8221; kemampuan itu sendiri, sehingga seakan-akan gara-gara sabetan itulah anak bisa berjalan, padahal tentu saja bukan.</p>
<p>Membawa anak ke dukun pijat supaya segera bisa berjalan pun harus hati-hati. Lebih baik dengan rekomendasi dokter, bawa anak ke fisioterapis. Pijatan yang dilakukan seorang fisioterapis lebih mempunyai landasan ilmu yang bisa dipertanggungjawabkan.</p>
<p>LATIHAN DI RUMAH</p>
<p>* Menggunakan alat pegangan</p>
<p>Alat seperti ini bisa dibuat sendiri, misalnya bambu berputar yang bertumpu pada satu poros. Dengan berpegangan pada bilah yang melintang, secara tidak langsung anak &#8220;dipaksa&#8221; untuk berjalan saat mendorong bambu tersebut. Atau bisa juga dengan menyediakan hang bar seperti yang ada di pusat-pusat terapi. Intinya ada satu benda kokoh yang digunakan untuk berpegangan saat keseimbangannya masih labil.</p>
<p>* Dirangsang dengan mainan</p>
<p>Setelah anak bisa berdiri, orangtua dapat melatihnya dengan meminta anak mengambil mainan yang diletakkan dengan jarak tertentu dari tempatnya berdiri. Makin lama jaraknya makin diperlebar. Atau bisa juga dengan bermain imajinasi seakan-akan anak harus menyeberang jembatan dengan melangkah dari satu tempat ke tempat lain. Jaraknya tidak usah terlalu jauh dulu, yang penting anak merasa gembira selama melakukannya. Ingat, jangan memaksa anak untuk segera menguasai kemampuan ini. Pemaksaan, apa pun bentuknya, hanya akan membuatnya &#8220;mengkeret&#8221; dan menganggap aktivitas ini sangat sulit dan menyebalkan.</p>
<p>* Tatih setiap ada kesempatan</p>
<p>Memang melelahkan menatih anak setiap kali ada kesempatan. Tapi cara tradisional ini terbukti ampuh untuk merangsang kemampuan berjalan anak sejak zaman nenek moyang dulu. Orangtua bisa memegang kedua tangan anak sambil berjalan di belakangnya dalam jarak yang sangat dekat. Atau bisa juga dua orang dewasa masing-masing memegang satu tangan anak di kanan-kirinya. Tatih juga bisa dilakukan dengan mengikatkan kain ke dada hingga ketiaknya. Sisa kain yang menjuntai ke belakang dapat digunakan orangtua untuk membantu mengendalikan keseimbangan tubuh anak. &#8220;Tombol sarafnya&#8221; akan menyala ketika kakinya menjejak ke tanah. Makin sering dilakukan, makin banyak &#8220;tombol&#8221; yang akan aktif hingga kemampuannya kian terasah.</p>
<p>FISIOTERAPI BISA MEMBANTU</p>
<p>Kalau hasil berlatih sendiri di rumah dirasa kurang memuaskan, orangtua bisa membawa anak ke fisioterapis dengan rekomendasi dari dokter anak. &#8220;Dengan rekomendasi itu, fisioterapis tahu apa yang harus dilakukan,&#8221; tambah Sri Wahyuni, SMPh., dari Medicare Clinic, Jakarta. Misalnya, dokter merekomendasikan penguatan otot kaki, maka si fisioterapis akan melatih anak dengan cara menidurkannya telentang kemudian menaruh tangannya di telapak kaki anak sambil sedikit didorong. Secara refleks anak akan melakukan gerakan seperti menendang. Latihan seperti ini secara intens dan tepat terbukti mampu menguatkan otot kakinya.</p>
<p>Sering juga terjadinya keterlambatan akibat kegemukan. Anak-anak dengan berat badan berlebih otomatis sangat sulit berlatih menjaga keseimbangan. Malah ada beberapa anak yang jadi malas bergerak akibat beban tubuhnya yang terlalu berat. &#8220;Oleh fisioterapis anak-anak ini akan dibantu dengan program yang tepat sehingga kemampuannya berkembang,&#8221; kata Sri. Misalnya dengan teknik mendorong bola besar yang biasa digunakan untuk latihan motorik dan sebagainya.</p>
<p>sumber :</p>
<p>Marfuah Panji Astuti. Foto: Dok. NAKITA</p>
<pre><span style="color:#000000;">http://www.mail-archive.com/milis-nakita@news.gramedia-majalah.com/ </span></pre>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/budishmily.wordpress.com/1133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/budishmily.wordpress.com/1133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/budishmily.wordpress.com/1133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/budishmily.wordpress.com/1133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/budishmily.wordpress.com/1133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/budishmily.wordpress.com/1133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/budishmily.wordpress.com/1133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/budishmily.wordpress.com/1133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/budishmily.wordpress.com/1133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/budishmily.wordpress.com/1133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/budishmily.wordpress.com/1133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/budishmily.wordpress.com/1133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/budishmily.wordpress.com/1133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/budishmily.wordpress.com/1133/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=budishmily.wordpress.com&amp;blog=8252168&amp;post=1133&amp;subd=budishmily&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://budishmily.wordpress.com/2011/06/11/bila-si-kecil-tak-kunjung-berjalan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/046ef72834a2517ac9764cd29065b9e4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">budishmily</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://budishmily.files.wordpress.com/2011/06/belajar-jalan.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">belajar-jalan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Lidah Buaya Dapat Redam Emosi</title>
		<link>http://budishmily.wordpress.com/2011/04/14/lidah-buaya-dapat-redam-emosi/</link>
		<comments>http://budishmily.wordpress.com/2011/04/14/lidah-buaya-dapat-redam-emosi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 Apr 2011 06:38:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>budishmily</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ibu dan Bayi]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Sekilas Info]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://budishmily.wordpress.com/?p=1129</guid>
		<description><![CDATA[Lebih mudah memadamkan api yang membakar sebuah rumah, ketimbang memadamkan api emosi di hati, benar tidak? Sepertinya memang benar, karena sekali saja api emosi berkobar wah rumah tetangga juga bisa tersambar. Rasa jenuh, tekanan pekerjaan, rasa lelah memancing semua api emosi di dalam hati Anda. Berkobar semakin besar dan tak mudah dipadamkan. Jika sudah begitu, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=budishmily.wordpress.com&amp;blog=8252168&amp;post=1129&amp;subd=budishmily&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Lebih mudah memadamkan api yang membakar sebuah rumah, ketimbang memadamkan api emosi di hati, benar tidak? Sepertinya memang benar, karena sekali saja api emosi berkobar wah rumah tetangga juga bisa tersambar.</p>
<p>Rasa jenuh, tekanan pekerjaan, rasa lelah memancing semua api emosi di dalam hati Anda. Berkobar semakin besar dan tak mudah dipadamkan. Jika sudah begitu, yah sebaiknya Anda belajar mengontrol diri, atau menemui psikolog untuk membantu Anda. Namun selain itu, ada cara lain yang dapat membantu memadamkan api-api kecilnya. Sekalipun tidak padam semua, setidaknya Anda masih dapat menarik nafas dalam-dalam dan kembali mengambil kontrol diri.<span id="more-1129"></span></p>
<p>Beberapa makanan yang fungsinya memberikan ketenangan dan mendinginkan akan dibahas kali ini. Eit, bukan asal makanan dingin yang dimasukkan ke dalam lemari es yang dapat meredakan amarah Anda lho! Beberapa jenis makanan ini memiliki sifat dasar mendinginkan, menyegarkan dan menyeimbangkan kembali hawa panas pada tubuh Anda. Makanan ini mungkin tak dapat membuat Anda langsung tenang, namun efeknya berjalan merambat membekukan api emosi di dalam diri Anda. Tak berlama lagi, yuk kita lihat apa saja makanan lezat tersebut?</p>
<p>1. Aloe Vera alias si lidah buaya</p>
<p>Lidah buaya kali ini tidak akan menjadikan Anda santapannya, malahan Anda yang menyantapnya. Tersedia dalam bentuk kalengan, lidah buaya dapat dijadikan campuran es buah. Tak hanya kandungan vitamin E saja yang baik untuk kulit Anda, tetapi sifat dasar lidah buaya ini adalah makanan yang meredakan emosi. Membuat Anda merasa dingin dan nyaman. Api yang berkobar di dalam hati Anda pun perlahan mulai dibekukan olehnya.</p>
<p>2. Semangka</p>
<p>Tak peduli dalam bentuk jus atau buah segar, Semangka yang merah merona ini juga akan membantu Anda merasa lebih nyaman dan rileks. Emosi yang meluap-luap kembali diimbangi dengan rasa dingin dan segar yang merasuk pada tubuh Anda. Kaya akan vitamin C dan antioksidan, Semangka segar dapat menjadi pilihan makanan pemadam emosi Anda. Dengan catatan, jangan terlalu banyak mengonsumsinya, karena Semangka juga memiliki kemampuan menurunkan tekanan darah.</p>
<p>3. Cincau</p>
<p>Semua tahu si hitam yang biasa dipakai di dalam campuran es ini. Berasal dari daun-daunan merambat, seratnya yang tinggi akan membantu Anda memperlancar pencernaan. Tak hanya itu, sama halnya dengan makanan pemadam emosi lainnya, cincau juga menjaga keseimbangan emosi Anda. Tapi hati-hati memilih cincau ya, beberapa cincau yang dijual di pasaran memiliki kandungan pewarna yang tinggi, yang pastinya tidak akan memberikan efek sehat bagi Anda.</p>
<p>4. Selasih</p>
<p>Bagaikan ribuan telur katak di dalam gelas Anda. Memang jika sesekali diamati Anda akan bergidik, bahkan kadang terbayang ada ribuan mata yang sedang mengamati Anda dari sela-sela buah segar dan sirup manis yang merendamnya, itulah Selasih. Kali ini beberapa petani Selasih mengemasnya dalam plastik kemasan dan siap untuk Anda tambahkan pada es buah Anda. Selasih juga mampu memberikan efek nyaman, segar dan dingin pada Anda. Bahkan jaman dahulu, nenek moyang kita memanfaatkannya untuk mereka yang menderita sakit tenggorokan.</p>
<p>5. Agar-agar</p>
<p>Tak sama jika Anda memilih jelly yang kenyal dan menyenangkan. Agar-agar yang murni dari bahan alami hasil laut ini mungkin akan terasa sedikit membosankan. Tetapi jangan salah, makanan yang kaya akan vitamin E dan serat ini merupakan salah satu makanan hebat peredam emosi Anda. Juga memiliki sifat dingin, emosi Anda yang berapi-api akan luntur sedikit demi sedikit.</p>
<p>Jika api amarah sudah makin membesar, carilah tempat yang menenangkan Anda. Atau tak ada salahnya mengasah kemampuan me-mixed menu menjadi es buah lezat sekaligus menenangkan amarah di dalam diri.(kpl/*)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/budishmily.wordpress.com/1129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/budishmily.wordpress.com/1129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/budishmily.wordpress.com/1129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/budishmily.wordpress.com/1129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/budishmily.wordpress.com/1129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/budishmily.wordpress.com/1129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/budishmily.wordpress.com/1129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/budishmily.wordpress.com/1129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/budishmily.wordpress.com/1129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/budishmily.wordpress.com/1129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/budishmily.wordpress.com/1129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/budishmily.wordpress.com/1129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/budishmily.wordpress.com/1129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/budishmily.wordpress.com/1129/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=budishmily.wordpress.com&amp;blog=8252168&amp;post=1129&amp;subd=budishmily&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://budishmily.wordpress.com/2011/04/14/lidah-buaya-dapat-redam-emosi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/046ef72834a2517ac9764cd29065b9e4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">budishmily</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tips P3K Untuk Luka Balita</title>
		<link>http://budishmily.wordpress.com/2011/03/31/tips-p3k-untuk-luka-balita/</link>
		<comments>http://budishmily.wordpress.com/2011/03/31/tips-p3k-untuk-luka-balita/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 31 Mar 2011 13:48:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>budishmily</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ibu dan Bayi]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://budishmily.wordpress.com/?p=1125</guid>
		<description><![CDATA[Anak umumnya memiliki tingkat mobilitas yang tinggi dan tingkat keseimbangan yang belum sepenuhnya matang, sehingga rentan terjatuh. Main bola, naik sepeda, atau berlarian bersama teman dapat menyebabkan anak terluka. Hal ini tentunya sering menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi orang tua, namun bukan berarti Anda terus membatasi aktifitasnya.Tetap lakukan pengawasan dan belajar bagaimana melakukan tindakan Pertolongan Pertama [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=budishmily.wordpress.com&amp;blog=8252168&amp;post=1125&amp;subd=budishmily&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://budishmily.files.wordpress.com/2011/03/fotoe001.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-1126" title="fotoe001+" src="http://budishmily.files.wordpress.com/2011/03/fotoe001.jpg?w=468" alt=""   /></a>Anak umumnya memiliki tingkat mobilitas yang tinggi dan tingkat keseimbangan yang belum sepenuhnya matang, sehingga rentan terjatuh. Main bola, naik sepeda, atau berlarian bersama teman dapat menyebabkan anak terluka. Hal ini tentunya sering menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi orang tua, namun bukan berarti Anda terus membatasi aktifitasnya.Tetap lakukan pengawasan dan belajar bagaimana melakukan tindakan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K). Sehingga tak perlu panik jika balita terluka dan dia pun bisa tetap aktif bergerak.</p>
<p>Luka Potong Kecil<span id="more-1125"></span></p>
<p>* Bersihkan luka di bawah air mengalir.</p>
<p>* Hentikan pendarahan dengan meneka secara lembut pada luka.</p>
<p>* Bubuhi larutan atiseptik.</p>
<p>* Tutup luka dengan plester yang seuai dengan ukuran luka, jika ingin kedap air gunakan plester yang waterproof.</p>
<p>* Ganti plester jika sudah basah dan kotor.</p>
<p>Luka Terkena Serpihan Tajam (kayu, logam, kaca, dll)</p>
<p>* Sterilkan jarum yang akan dipakai untuk mengangkat serpihan tajam.</p>
<p>* Bersihkan kulit di sekitar luka.</p>
<p>* Jika terjadi infeksi, konsultasikan dengan dokter.</p>
<p>* Setelah serpihan terangkat, bersihkan area yang terluka.</p>
<p>* Keringkan luka dan tutip dengan plester.</p>
<p>Kesleo/Terpeleset</p>
<p>* Jika kulit terbuka/terluka, besihkan are yang terluka dan tutup dengan plester.</p>
<p>* Untuk megurangi bengkak, kompres dingin dengn es.</p>
<p>Kapan Harus Ke Dokter?</p>
<p>* Jika tertusuk dan tidak ingat kapan terakhir kali mendapatkan suntikan tetanus.</p>
<p>* Jika trejadi luka dalam atau menganga.</p>
<p>* Jika darah terus mengalir meskipun sudah ditekan dengan kain bersih.</p>
<p>* Jika luka bebau, bernanah, membengkak, memeraj, atau, menyebabkan demam.</p>
<p>Sumber: www.ayahbunda.co.id</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/budishmily.wordpress.com/1125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/budishmily.wordpress.com/1125/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/budishmily.wordpress.com/1125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/budishmily.wordpress.com/1125/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/budishmily.wordpress.com/1125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/budishmily.wordpress.com/1125/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/budishmily.wordpress.com/1125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/budishmily.wordpress.com/1125/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/budishmily.wordpress.com/1125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/budishmily.wordpress.com/1125/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/budishmily.wordpress.com/1125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/budishmily.wordpress.com/1125/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/budishmily.wordpress.com/1125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/budishmily.wordpress.com/1125/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=budishmily.wordpress.com&amp;blog=8252168&amp;post=1125&amp;subd=budishmily&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://budishmily.wordpress.com/2011/03/31/tips-p3k-untuk-luka-balita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/046ef72834a2517ac9764cd29065b9e4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">budishmily</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://budishmily.files.wordpress.com/2011/03/fotoe001.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">fotoe001+</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jus Alpukat</title>
		<link>http://budishmily.wordpress.com/2011/03/20/jus-alpukat/</link>
		<comments>http://budishmily.wordpress.com/2011/03/20/jus-alpukat/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Mar 2011 10:19:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>budishmily</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ibu dan Bayi]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Resep Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Sekilas Info]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://budishmily.wordpress.com/?p=1119</guid>
		<description><![CDATA[JUS ALPUBAT UNTUK BALITA : Bahan: 1 buah alpukat yg matang, ambil dagingnya 1 sendok takar susu bubuk (buat bayi tentunya) air secukupnya Cara membuat: 1. Campur semua bahan, kemudian blender 2. Sajikan segera. Kandungan Buah Alpukat: Alpukat memiliki kandungan asam lemak tak jenuh tunggal hingga 20%. Jumlah ini dua kali lipat lebih banyak dibandingkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=budishmily.wordpress.com&amp;blog=8252168&amp;post=1119&amp;subd=budishmily&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://budishmily.files.wordpress.com/2011/03/avocado2.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-1120" title="avocado2" src="http://budishmily.files.wordpress.com/2011/03/avocado2.jpg?w=468" alt=""   /></a>JUS ALPUBAT UNTUK BALITA :</p>
<p><strong>Bahan:</strong><br />
1 buah alpukat yg matang, ambil dagingnya<br />
1 sendok takar susu bubuk (buat bayi tentunya)<br />
air secukupnya<br />
<strong></strong></p>
<p><strong>Cara membuat:</strong><br />
1. Campur semua bahan, kemudian blender<br />
2. Sajikan segera.</p>
<p><strong>Kandungan Buah Alpukat:</strong><br />
Alpukat memiliki kandungan asam lemak tak jenuh tunggal hingga 20%. Jumlah ini dua kali lipat lebih banyak dibandingkan buah lainnya. Lemak tersebut merupakan lemak sehat sehingga tidak perlu khawatir dengan mitos bahwa alpukat menyebabkan tubuh gemuk. Justru asam lemak tak jenuh tersebut membantu metabolisme dan mengurangi keinginan makan berlebihan.</p>
<p>Kandungan potasium dan kalori dalam alpukat tiga kali lebih banyak dibandingkan pisang. Alpukat juga mengandung mineral besi dan tembaga serta fosfor dan magnesium. Kandungan sodium dan kadar gula yang rendah dan tanpa zat tepung menjadikan alpukat buah yang ideal bagi penderita diabetes. Alpukat merupakan salah satu buah dengan kandungan serat tertinggi dilengkapi dengan vitamin A, vitamin B komplek, asam folat, antioksidan (vitamin C dan E), kalsium, besi, dan potassium (sumber : http://www.anneahira.com/kandungan-alpukat.htm)</p>
<p>image : http://kardikays.wordpress.com/</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/budishmily.wordpress.com/1119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/budishmily.wordpress.com/1119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/budishmily.wordpress.com/1119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/budishmily.wordpress.com/1119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/budishmily.wordpress.com/1119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/budishmily.wordpress.com/1119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/budishmily.wordpress.com/1119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/budishmily.wordpress.com/1119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/budishmily.wordpress.com/1119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/budishmily.wordpress.com/1119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/budishmily.wordpress.com/1119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/budishmily.wordpress.com/1119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/budishmily.wordpress.com/1119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/budishmily.wordpress.com/1119/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=budishmily.wordpress.com&amp;blog=8252168&amp;post=1119&amp;subd=budishmily&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://budishmily.wordpress.com/2011/03/20/jus-alpukat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/046ef72834a2517ac9764cd29065b9e4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">budishmily</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://budishmily.files.wordpress.com/2011/03/avocado2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">avocado2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Amankah Jika Balita Mengonsumsi Terlalu Banyak Buah?</title>
		<link>http://budishmily.wordpress.com/2011/03/14/amankah-jika-balita-mengonsumsi-terlalu-banyak-buah/</link>
		<comments>http://budishmily.wordpress.com/2011/03/14/amankah-jika-balita-mengonsumsi-terlalu-banyak-buah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Mar 2011 03:37:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>budishmily</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ibu dan Bayi]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Sekilas Info]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://budishmily.wordpress.com/?p=1114</guid>
		<description><![CDATA[Pastinya sih kita semua sudah tau kalau buah-buahan merupakan salah satu sumber gizi yang tepat untuk dikonsumsi oleh balita. Selain mengandung serat dan vitamin, buah juga memiliki rasa manis alami yang biasanya disukai anak-anak. Buah juga bisa diolah untuk berbagai jenis makanan. Mulai dari disajikan langsung (fresh fruit), campuran untuk puding/cemilan, jus sampai ke menu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=budishmily.wordpress.com&amp;blog=8252168&amp;post=1114&amp;subd=budishmily&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://budishmily.files.wordpress.com/2011/03/buah.jpeg"><img class="alignright size-full wp-image-1115" title="buah" src="http://budishmily.files.wordpress.com/2011/03/buah.jpeg?w=468" alt=""   /></a>Pastinya sih kita semua sudah tau kalau buah-buahan merupakan salah satu sumber gizi yang tepat untuk dikonsumsi oleh balita. Selain mengandung serat dan vitamin, buah juga memiliki rasa manis alami yang biasanya disukai anak-anak.<br />
<span id="more-1114"></span><br />
Buah juga bisa diolah untuk berbagai jenis makanan. Mulai dari disajikan langsung (fresh fruit), campuran untuk puding/cemilan, jus sampai ke  menu utama.</p>
<p>Kalau biasanya beberapa orangtua mengalami kebingungan karena anak nggak doyan buah sampai harus menyembunyikannya di menu makanan, tidak begitu dengan saya. Anak saya, Langit (2.9 tahun) amat sangat doyan buah-buahan. Bagus dong? Awalnya saya yakin sekali kalo itu bagus, tapi belakangan kok makin menggila ya doyannya? Makanya saya jadi takut sendiri. Soalnya, Langit itu kalau makan buah ngelebihin makan nasi! Ya ampun, kalau mau diturutin mungkin seharian bisa makan jeruk 10 buah, mangga 2 dua buah, ditambah apel, anggur, pisang…dan dia doyan semua buah! Mulai dari buah-buahan yang sering ditemui sehari-hari seperti yang saya sebutkan d iatas itu, sampai buah-buah *ahem* eksotik macam durian, salak, duku, rambutan, ketimun (ini yang terakhir buah kan ya?)</p>
<p>Akhirnya saya browsing sana sini dan saya dapat sebuah artikel yang bilang bahwa balita yang terlalu banyak makan buah bisa mengurangi nutrisi lain yang mau masuk ke tubuhnya lewat makanan lain akibat terlalu kenyang makan buah-buahan.</p>
<p>Karena masih belum puas, saya pun bertanya pada ahli gizi, Arif Tasrig Nur Gomo, katanya,  dalam ilmu gizi  tidak ada larangan untuk makan buah berlebih. Tapi disarankan untuk makan beraneka macam buah-buahan. Jangan cuma buah yang itu-itu saja.</p>
<p>Sampai kalimat ini saya bersorak, karena Alhamdulillah Langit memang doyan aneka buah-buahan seperti yang saya sebutkan diatas. Mas Arif menambahkan bahwa buah justru bagus untuk anak-anak karena selain rendah GI, tinggi serat, karbohidratnya juga bisa sebagai sumber energi. Buah juga kaya akan vitamin dan mineral. Jadi kalo konsumsi buah dan sayur itu cukup kita nggak perlu pake suplemen vitamin dan mineral.</p>
<p>Sedikit melegakan sih bagi saya jawaban Mas Arif. Tapi tetap saya usahakan untuk membatasi konsumsi buah-buahan supaya konsumsi terbesar tetap makanan utama. Karena kalau dilepas, Langit bisa lho seharian makan buah thok!</p>
<p>Dibawah ini ada beberapa fakta random yang saya kumpulkan berkaitan dengan buah-buahan:</p>
<p>* 75 gram papaya/hari sudah mencukupi kebutuhan vitamin C pada bayi</p>
<p>* Balita diperbolehkan minum 1 gelas jus buah segar per harinya</p>
<p>* Balita diatas 1 tahun  diperbolehkan makan strawberry sebanyak 8 butir</p>
<p>* Pisang dan kismis adalah buah yang bagus untuk meningkatkan energi</p>
<p>* Wortel lebih bergizi setelah dimasak, tidak seperti sayur/ buah lainnya</p>
<p>Jadi, yuk ajak si kecil makan buah!</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>sumber: mommiesdaily.com</p>
<p>image: nutrisi.co.id</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/budishmily.wordpress.com/1114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/budishmily.wordpress.com/1114/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/budishmily.wordpress.com/1114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/budishmily.wordpress.com/1114/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/budishmily.wordpress.com/1114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/budishmily.wordpress.com/1114/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/budishmily.wordpress.com/1114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/budishmily.wordpress.com/1114/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/budishmily.wordpress.com/1114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/budishmily.wordpress.com/1114/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/budishmily.wordpress.com/1114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/budishmily.wordpress.com/1114/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/budishmily.wordpress.com/1114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/budishmily.wordpress.com/1114/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=budishmily.wordpress.com&amp;blog=8252168&amp;post=1114&amp;subd=budishmily&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://budishmily.wordpress.com/2011/03/14/amankah-jika-balita-mengonsumsi-terlalu-banyak-buah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/046ef72834a2517ac9764cd29065b9e4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">budishmily</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://budishmily.files.wordpress.com/2011/03/buah.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">buah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Perang Tarif Seluler, Dagelan atau Bukan?</title>
		<link>http://budishmily.wordpress.com/2011/03/14/perang-tarif-seluler-dagelan-atau-bukan/</link>
		<comments>http://budishmily.wordpress.com/2011/03/14/perang-tarif-seluler-dagelan-atau-bukan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Mar 2011 03:13:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>budishmily</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info Seluler]]></category>
		<category><![CDATA[Sekilas Info]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://budishmily.wordpress.com/?p=1110</guid>
		<description><![CDATA[Perang tarif seluler makin gila-gilaan. Operator-operator besar seperti Telkomsel, Indosat (GSM) dan XL berlomba-lomba menurunkan tarif baik untuk percakapan telepon maupun sms. Skema yang ditawarkan pun aneka ragam, mulai tarif per detik dan sekarang sampai puas. Namun punya satu kesamaan, sama sama bilang: “gue juga bisa kasih lebih murah”. Lalu apa reaksi konsumen? Apakah langsung [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=budishmily.wordpress.com&amp;blog=8252168&amp;post=1110&amp;subd=budishmily&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://budishmily.files.wordpress.com/2011/03/perang_seluler5.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1111" title="perang_seluler[5]" src="http://budishmily.files.wordpress.com/2011/03/perang_seluler5.jpg?w=468" alt=""   /></a>Perang tarif seluler makin gila-gilaan. Operator-operator besar  seperti Telkomsel, Indosat (GSM) dan XL berlomba-lomba menurunkan tarif  baik untuk percakapan telepon maupun sms. Skema yang ditawarkan pun  aneka ragam, mulai tarif per detik dan sekarang sampai puas. Namun punya  satu kesamaan, sama sama bilang: “gue juga bisa kasih lebih murah”.<span id="more-1110"></span></p>
<p>Lalu apa reaksi konsumen? Apakah langsung pindah nomor/pindah operator ke operator lain?</p>
<p>Mungkin ada yang begitu. Kalau saya sendiri malah bertanya: “Apa  betul?” Kalau penasaran biasanya kita pelajari brosur iklan kemudian  bikin perbandingan sederhana. Lihat syarat dan ketentuan. Kemudian  dengan analisa masing-masing kita simpulkan memang ada yang murah, dan  ada yang “tipuan” belaka.</p>
<p>Setelah itu apa? Apakah berlaku untuk seterusnya atau hanya pada masa promosi?</p>
<p>Jika memang berlaku untuk masa promosi yang cukup lama, mungkin saja  itu bukan “tipuan” iklan semata. Tapi saya juga bertanya what’s on earth  yang bisa mempertahankan kualitas jaringan selama masa promosi. The  next thing I know, jaringan malah suka ngadat pada masa promosi seperti  ini. Dulu waktu ada promo telepon gratis dari salah satu operator,  telepon aja susah. Kalau bisa nyambung, cuma bertahan 10 menit. Operator  yang bersangkutan kemudian minta maaf atas terjadinya lonjakan traffic  pada jam-jam gratis tersebut.</p>
<p>“Penyakit” jaringan ngadat tersebut juga sudah terjadi di masa perang  tarif seluler sekarang. Bukan cuma di kota besar, tapi juga di daerah  pelosok. Kalau menurut salah satu pedagang handphone: “Uang mah moal  bobodo, Jang!” Artinya, uang ngga akan nipu. You will get what you paid  for.</p>
<p>Bukankah ini jadi mirip dagelan?</p>
<p>Ah, saya tidak sendirian, ada banyak orang yang lebih kritis dan  punya opini yang lebih jernih dalam menyikapi perang tarif saat ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>sumber: infopulsa.com</p>
<p>image: info-pulsa.blogspot.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/budishmily.wordpress.com/1110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/budishmily.wordpress.com/1110/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/budishmily.wordpress.com/1110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/budishmily.wordpress.com/1110/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/budishmily.wordpress.com/1110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/budishmily.wordpress.com/1110/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/budishmily.wordpress.com/1110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/budishmily.wordpress.com/1110/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/budishmily.wordpress.com/1110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/budishmily.wordpress.com/1110/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/budishmily.wordpress.com/1110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/budishmily.wordpress.com/1110/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/budishmily.wordpress.com/1110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/budishmily.wordpress.com/1110/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=budishmily.wordpress.com&amp;blog=8252168&amp;post=1110&amp;subd=budishmily&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://budishmily.wordpress.com/2011/03/14/perang-tarif-seluler-dagelan-atau-bukan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/046ef72834a2517ac9764cd29065b9e4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">budishmily</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://budishmily.files.wordpress.com/2011/03/perang_seluler5.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">perang_seluler[5]</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kebiasaan bayi Menghisap Jari</title>
		<link>http://budishmily.wordpress.com/2011/03/13/kebiasaan-bayi-menghisap-jari/</link>
		<comments>http://budishmily.wordpress.com/2011/03/13/kebiasaan-bayi-menghisap-jari/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Mar 2011 07:57:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>budishmily</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ibu dan Bayi]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Sekilas Info]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://budishmily.wordpress.com/?p=1104</guid>
		<description><![CDATA[Wajar, kok, bayi mengisap jari karena hal itu memang kebutuhannya. Justru menunjukkan si bayi sehat dan normal. Setiap bayi pasti akan mengisap jari. Terlebih pada bayi baru lahir hingga usia 3 bulan,mengisap jari acap kali dilakukan. Hal ini menunjukkan si bayi dalam keadaan sehat dan normal, karena refleks isap memang sudah seharusnya dimiliki bayi sejak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=budishmily.wordpress.com&amp;blog=8252168&amp;post=1104&amp;subd=budishmily&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://budishmily.files.wordpress.com/2011/03/bcp015023.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1106" title="bcp015023" src="http://budishmily.files.wordpress.com/2011/03/bcp015023.jpg?w=235&#038;h=156" alt="" width="235" height="156" /></a>Wajar, kok, bayi mengisap jari karena hal itu memang kebutuhannya. Justru menunjukkan si bayi sehat dan normal.<br />
Setiap bayi pasti akan mengisap jari. Terlebih pada bayi baru lahir  hingga usia 3 bulan,mengisap jari acap kali dilakukan. Hal ini  menunjukkan si bayi dalam keadaan sehat dan normal, karena refleks isap  memang sudah seharusnya dimiliki bayi sejak lahir. Itulah mengapa, bila  bayi mau menyusu, puting susu ibu tak perlu dipaksa dimasukkan ke mulut  bayi. Cukup pipinya digeser-geser dengan puting, maka bayi akan mencari  arah puting.<span id="more-1104"></span><br />
Namun tak berarti semua bayi memiliki refleks isap yang baik, lo.  Seperti dikatakan Prof. Dr. dr. Nartono Kadri, Sp.A(K), ada beberapa  bayi yang reflek isapnya rendah, yaitu bayi yang lahir prematur dan bayi  sakit. “Pada bayi prematur, refleks mengisap jarinya lebih pelan  ketimbang bayi sehat, karena pertumbuhannya yang belum terlalu  sempurna.” Sedangkan bayi sakit, misalnya, mengalami gangguan pernafasan  berat. “Ini berarti bayi dalam kondisi lemah, sehingga refleks isapnya  tak baik. Bayi yang demikian memerlukan selang karena ia tak bisa  mengisap,” lanjut guru besar FKUI ini.</p>
<p><strong>Kebutuhan Menghisap </strong></p>
<p>Secara psikologis, menurut Dra. Betty DK. Zakianto. Msi, bayi  mengisap jari karena lapar. Disamping bayi memang memiliki kebutuhan  mengisap, dari lahir sampai usia 3 bulan.”Kebutuhan mengisap didapat  bayi ketika menyusui namun kebutuhan ini bersifat individual. Artinya,  masing-masing bayi memiliki kebutuhan mengisap yang berbeda-beda,”  terang psikolog pendidikan ini. Itulah mengapa, lamanya menyusui tak  akan sama pada setiap bayi. Misalnya, ada bayi yang sudah puas mengisap  selama 20 menit menyusui, namun ada yang baru merasa puas setelah 40  menit.<br />
Selain itu, jarak waktu menyusui juga bisa berpengaruh. Bayi yang setiap  3 jam sekali diberi minum, misalnya, kebutuhan mengisapnya akan lebih  sedikit ketimbang bayi yang diberi minum 4 jam sekali. “Jadi makin  sering bayi diberi kesempatan menyusu maka semakin sering pula bayi  dapat memenuhi kebutuhan mengisapnya,” lanjutnya.<br />
Beberapa pakar pun mengatakan, bayi yang menyusu ASI akan lebih jarang  mengisap jari ketimbang yang menyusu dari botol. “Kalau ada bayi yang  menyusu ASI namun tetap mengisap jari, bisa jadi karena waktu menyusu  yang kurang. Misalnya, kebutuhan menyusunya 40 menit, tapi ia hanya  diberi 20 menit, sehingga ia belum puas mengisap.” Waktu menyusu yang  ideal, terang Betty, sekitar 30 sampai 40 menit. “Di atas 20 menit  sebenarnya susu ibu sudah kosong, namun bayi tetap mengisap puting  ibunya demi memenuhi kebutuhan mengisapnya.”</p>
<p><strong>Sarung Tangan Atau Empeng</strong></p>
<p>Yang jadi masalah, orang tua suka risih melihat bayi mengisap jari.  Takutnya, mengisap jari akan menjadi suatu kebiasaan sampai selepas masa  bayi. Kalau sudah begitu, tentu akan sulit sekali untuk  menghilangkannya. Lagi pula, jika kebiasaan ini terus berlanjut,  dikhawatirkan akan menghambat perkembangan gusi dan gigi. Itulah  mengapa, tak jarang orang tua memberikan alternatif solusi dengan  memakaikan sarung tangan. Padahal, menurut Nartono, cara ini tak  menyelesaikan masalah, malah dapat mengundang bahaya. “Bisa saja, kan,  si bayi malah memasukkan sarung tangan itu ke mulut? Nah, jika sarung  tangan itu diisap-isap terus, tentunya jadi basah. Dalam kondisi basah,  kuman dan kotoran akan lebih mudah melekat. Jadi, sarung tangan malah  berdampak buruk untuk bayi,” terangnya.<br />
Selain sarung tangan, kadang orang tua juga suka memberikan empeng/dot.  Awalnya, sih, karena bayinya masih rewel padahal sudah diberi ASI.  Mereka khawatir bila minumnya ditambah, si bayi malah jadi muntah karena  overfeeding atau overload (terlalu banyak menyusu). Nah, agar si bayi  tak rewel dan muntah, diberilah empeng/dot. Berbeda dengan jari, menurut  Nartono, empeng/dot tak begitu berpengaruh terhadap perkembangan gusi  dan gigi, karena empeng tak sekeras jari. Selain itu, empeng/dot adalah  benda di luar tubuh bayi, sehingga cara melepaskan kebiasaan mengempeng  relatif lebih mudah dibandingkan bila jari yang diisap.<br />
Tapi dengan mengempeng, berarti banyak udara yang masuk ke perut bayi  sehingga bayi akan mudah kembung. Selain itu, dari segi higenis,  empeng/dot bisa saja jatuh dan yang menjaga bayi malas mencucinya  kembali. “Biasanya, bila empeng jatuh cukup dilap sebentar di baju si  pengasuh, langsung dimasukan kembali ke mulut bayi. Nah, ini, kan, bisa  jadi masalah tersendiri buat bayi.”<br />
Dengan kata lain, baik sarung tangan maupun empeng/dot, justru akan  menimbulkan masalah baru bila digunakan sebagai pengganti jari. Jadi,  bagaimana, dong, sebaiknya?</p>
<p><strong>Berhenti Sendiri</strong></p>
<p>Menurut Betty, orang tua sebenarnya tak perlu terlalu cemas, karena  kebiasaan mengisap jari akan berhenti dengan sendirinya. Namun dengan  catatan, asalkan si bayi tumbuh dalam lingkungan yang menyenangkan.  “Jadi bayi tak perlu dipaksa untuk berhenti mengisap jari, apalagi  sampai jarinya ditarik dari mulutnya. Justru kalau dipaksakan, ia akan  lebih frustrasi dan malah akan lebih giat mengisap jari demi mengatasi  rasa frustrasinya.” Lebih baik, saran Betty, biarkan dulu. “Orang tua  perlu memberi toleransi agar bayi dapat memenuhi kebutuhan mengisapnya.”  Toh, nantinya kebiasaan itu akan berhenti sendiri. Lagi pula, seperti  telah dijelaskan di atas, mengisap jari merupakan pertanda si bayi sehat  dan normal. Juga, merupakan salah satu kebutuhan bayi dari lahir sampai  usia 3 bulan. Jadi, wajar saja. Bahkan, kata Betty, sampai usia 7 bulan  pun, kebiasaan mengisap jari pada bayi masih dianggap wajar.<br />
Lain halnya bila setelah usia 7 bulan bayi masih saja meneruskan  kebiasaannya mengisap jari. “Orang tua sebaiknya mencari tahu  penyebabnya,” saran Betty. Mungkin bayi termasuk tipe yang memerlukan  waktu lebih lama untuk menyusu. Jadi, cobalah perpanjang waktu  menyusuinya. Toh, dia tak akan kekenyangan. Bukankah payudara sebenarnya  sudah kosong?<br />
Tapi bila cara tersebut tak juga menyelesaikan masalah, bahkan frekuensi  mengisapnya malah jadi semakin sering, maka orang tua kembali harus  mencari penyebabnya. “Bisa jadi bayi mencari pengganti sesuatu, lalu dia  mendapatkan jempolnya sebagai benda penghiburnya. Bukankah jari  merupakan benda yang paling dekat dengannya?”<br />
Jika bayi memperoleh rasa nyaman dari jempolnya, lanjut Betty, bisa jadi  dia mengalami rasa jemu, frustrasi, atau malah kecapekan. “Kasusnya  hampir sama dengan bayi-bayi yang mencari rasa aman dari benda-benda di  sekelilingnya, seperti selimut, bantal atau boneka.”<br />
Walau begitu, ingat Betty, tetap saja orang tua tak boleh memaksakan  bayi untuk langsung menghentikan kebiasaannya. “Cobalah dengan  mengalihkan perhatiannya pada kegiatan lain yang menarik dia. Misalnya,  ciptakan permainan dengan tangan atau jari, seperti bermain tepuk  tangan. Tentunya, permainan ini harus berkesan baginya.” Bisa juga  dengan memberikan mainan kesenangannya atau ganti dengan mainan yang  khusus untuk digigit. Namun jangan lupa, pastikan mainan tersebut aman  dan bersih.<br />
Bila semua cara tersebut ternyata tetap tak membuahkan hasil, menurut  Betty, orang tua sebenarnya juga tak perlu terlalu cemas selama tumbuh  kembangnya normal. Jadi, meski bayi memiliki kebiasaan mengisap jari  namun dia masih suka bermain dan ceria, ya, tak apa- apa. Tapi kalau dia  mulai melamun dan sepanjang hari kegiatannya cuma mengisap jari,  barulah orang tua boleh khawatir. Konsultasi dengan ahlinya merupakan  alternatif yang terbaik bila orang tua tak jua bisa menemukan  penyebabnya maupun mengatasinya.</p>
<p>sumber:  bayidananak.com &#8212; di cp dari http://perwira-kuwait.blogspot.com/2007/05/kebiasaan-menghisap-jari.html</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/budishmily.wordpress.com/1104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/budishmily.wordpress.com/1104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/budishmily.wordpress.com/1104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/budishmily.wordpress.com/1104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/budishmily.wordpress.com/1104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/budishmily.wordpress.com/1104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/budishmily.wordpress.com/1104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/budishmily.wordpress.com/1104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/budishmily.wordpress.com/1104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/budishmily.wordpress.com/1104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/budishmily.wordpress.com/1104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/budishmily.wordpress.com/1104/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/budishmily.wordpress.com/1104/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/budishmily.wordpress.com/1104/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=budishmily.wordpress.com&amp;blog=8252168&amp;post=1104&amp;subd=budishmily&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://budishmily.wordpress.com/2011/03/13/kebiasaan-bayi-menghisap-jari/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/046ef72834a2517ac9764cd29065b9e4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">budishmily</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://budishmily.files.wordpress.com/2011/03/bcp015023.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">bcp015023</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>10 Kiat Kembangkan Otak Anak</title>
		<link>http://budishmily.wordpress.com/2011/03/13/10-kiat-kembangkan-otak-anak/</link>
		<comments>http://budishmily.wordpress.com/2011/03/13/10-kiat-kembangkan-otak-anak/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Mar 2011 07:54:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>budishmily</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ibu dan Bayi]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Sekilas Info]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://budishmily.wordpress.com/?p=1102</guid>
		<description><![CDATA[Dijelaskan oleh Dr. Eddy Supriyadi, Sp.A, dari RS Sardjito Yogyakarta, ada dua komponen dasar dalam perkembangan otak anak, yaitu lingkungan yang aman dan pengalaman positif. Saat seorang bayi merasa tertekan, otak akan merespon dengan menghasilkan zat kortisol. Kadar kortisol yang tinggi akan memperlambat perkembangan otak. Lingkungan aman dan nyaman diperlukan bayi untuk membantu perkembangan otaknya. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=budishmily.wordpress.com&amp;blog=8252168&amp;post=1102&amp;subd=budishmily&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dijelaskan oleh Dr. Eddy Supriyadi, Sp.A, dari RS Sardjito Yogyakarta, ada dua komponen dasar dalam perkembangan otak anak, yaitu lingkungan yang aman dan pengalaman positif. Saat seorang bayi merasa tertekan, otak akan merespon dengan menghasilkan zat kortisol. Kadar kortisol yang tinggi akan memperlambat perkembangan otak.</p>
<p>Lingkungan aman dan nyaman diperlukan bayi untuk membantu perkembangan otaknya. Beri respon saat bayi menangis maupun mengoceh.<span id="more-1102"></span></p>
<p>Pengalaman yang diterima setiap hari juga akan membantu perkembangan otak anak. Aktivitas yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari, seperti mengajak anak ke pasar atau ke toko buku, ujar dokter anak lulusan UGM ini, sangat penting untuk pembentukan jaringan perkembangan sel otak. Dr. Eddy memberikan 10 tip bagi orangtua untuk<br />
membangun dasar perkembangan otak anak:</p>
<p>1. Beri perawatan dan kasih sayang yang adekuat selama masa kehamilan.<br />
2. Beri nutrisi yang cukup. Enam bulan pertama kehidupan bayi, berikan kecukupan nutrisi dengan ASI.<br />
3. Berikan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak.<br />
4. Berbicaralah kepada bayi. Buat kontak mata saat berbicara dengan anak. Jangan lupa selalu tersenyum kepada anak.<br />
5. Bila harus menitipkan anak, carilah tempat penitipan yang bermutu tinggi.<br />
6. Kenalkan aneka ragam musik pada anak, dan bernyanyilah bersama.<br />
7. Beri interaksi yang nyata dengan anak demi perkembangan otaknya. Jangan biarkan anak menonton televisi terlalu lama. Batasi waktunya.<br />
8. Beri ruang bagi anak untuk dapat berinteraksi dengan teman sebaya.<br />
9. Redakan stres pada orangtua. Orangtua yang mengalami stres cenderung mengalihkan stres kepada anaknya. Bila Anda merasa stres, cobalah bercerita kepada orang yang dekat dengan Anda.<br />
10. Ingat, otak tidak akan pernah berhenti berkembang. Jadi, beri stimulasi sebanyak-banyaknya secara terus-menerus. (kompas.com)</p>
<p>sumber: bayidananak.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/budishmily.wordpress.com/1102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/budishmily.wordpress.com/1102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/budishmily.wordpress.com/1102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/budishmily.wordpress.com/1102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/budishmily.wordpress.com/1102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/budishmily.wordpress.com/1102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/budishmily.wordpress.com/1102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/budishmily.wordpress.com/1102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/budishmily.wordpress.com/1102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/budishmily.wordpress.com/1102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/budishmily.wordpress.com/1102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/budishmily.wordpress.com/1102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/budishmily.wordpress.com/1102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/budishmily.wordpress.com/1102/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=budishmily.wordpress.com&amp;blog=8252168&amp;post=1102&amp;subd=budishmily&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://budishmily.wordpress.com/2011/03/13/10-kiat-kembangkan-otak-anak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/046ef72834a2517ac9764cd29065b9e4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">budishmily</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tips Mengoptimalkan Perkembangan Gerak/Motorik Bayi 10-12 Bulan</title>
		<link>http://budishmily.wordpress.com/2011/03/13/tips-mengoptimalkan-perkembangan-gerakmotorik-bayi-10-12-bulan/</link>
		<comments>http://budishmily.wordpress.com/2011/03/13/tips-mengoptimalkan-perkembangan-gerakmotorik-bayi-10-12-bulan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Mar 2011 07:43:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>budishmily</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ibu dan Bayi]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Sekilas Info]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://budishmily.wordpress.com/?p=1099</guid>
		<description><![CDATA[Menjelang usianya satu tahun, kepandaian serta ketrampilan bayi makin berkembang. Tonggak kepandaian motor kasarnya yg paling menonjol pada usia ini adalah semakin mahirnya ia melangkahkan kakinya. Kini si kecil semakin rajin melangkahkan kakinya ke samping sambil berpegangan pada perabot rumah tangga. :Jatuh bangun” adalah hal yg biasa yg akan dialami bayi dalam mengoptimalkan kemampuan jalannya. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=budishmily.wordpress.com&amp;blog=8252168&amp;post=1099&amp;subd=budishmily&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menjelang usianya satu tahun, kepandaian serta ketrampilan bayi makin<br />
berkembang. Tonggak kepandaian motor kasarnya yg paling menonjol pada<br />
usia ini adalah semakin mahirnya ia melangkahkan kakinya. Kini si kecil<br />
semakin rajin melangkahkan kakinya ke samping sambil berpegangan pada<br />
perabot rumah tangga. :Jatuh bangun” adalah hal yg biasa yg akan dialami<br />
bayi dalam mengoptimalkan kemampuan jalannya. Oleh karena itu,      sekali<br />
lagi, keamanan di sekitar anak harus terjaga.<span id="more-1099"></span></p>
<p>Di usia 10 bulan bayi sudah dapat duduk tanpa bantuan. Dengan<br />
menggunakan kekuatan otot lengan dan bahunya si kecil juga mulai mampu<br />
membangkitkan tubuhnya ke posisi berdiri. Semua ketrampilan ini bisa<br />
dilakukan bayi karena ia semakin pandai mengontrol otot punggung dan<br />
bahu. Selain membangkitkan tubuhnya ke posisi berdiri si kecil juga<br />
senang melakukan aktivitas bangkit dari duduk untuk kemudian duduk<br />
kembali.</p>
<p>Mulai usianya yg ke-11 bulan, yg paling menonjoldalam kemampuan motor<br />
kasar si kecil adalah dapar berdiri sendiri dalam waktu kurang lebih 2<br />
detik. Pada saat ini tampaknya si kecil suka berdiri tanpa bantuan<br />
apapun. Hal ini terjadi karena kontrol dirinya akan keseimbangan semakin<br />
berkembang, sehingga membuat si kecil terbiasa berdiri di atas kedua<br />
kakinya.</p>
<p>Dalam melakukan aktivitas berlatih berdri tanpa bantuan ini, si kecil<br />
akan meluruskan tungkainya dari posisi tengkurap atau duduk. Lalu ia<br />
akan mengangkat tubuhnya dengan bertumpu pada kedua telapak tangannya.<br />
Kesenangan barunya ini membuat bayi “malas” untuk duduk kembali.<br />
Kalaupun ingin kembali ke posisi duduk, ia akan berpegangan apda meja.<br />
Lagipula si kecil kini sudah dapat berdiri tegak 900 secara gagah dan<br />
dilanjutkannya denganberjalan dua tiga langkah yg akan dicobanya lagi<br />
terus menerus untuk meyakinkan dirinya, bahwa ia sekarang dapat menapak<br />
dunia tanpa bantuan siapapun.</p>
<p>Selain sudah dapat berdiri sendiri, si kecil kini akan menjadi tukang<br />
panjat. Sekarang ia akan mencoba memanjat barang-barang yg tampaknya<br />
menarik untuk didaki seperti meja, kursi dan tangga. Jika menemukan<br />
barang yg dapat dipanjat dengan lincah si kecil akan memanjatnya. Oleh<br />
karena itu jangan tinggalkan si kecil memanjat tanpa pengawasan.</p>
<p>Memasuki usia 12 bulan sebagian besar bayi telah siap untuk jalan walau<br />
kelihatan masih limbung. Berjalan merupakan pengalaman baru yg amat<br />
mengasyikkan. Namun kadang-kadang si kecil memilih merangkak ketika<br />
bermain, mungkin karena aktivitas ini dapat membuatnya bergerak lebih<br />
cepat.</p>
<p>Berjalan merupakan aktivitas yg memukau dan dianggap oleh banyak orang<br />
sebagai satu tonggak bersejarah dalam perkembangan fisik anak. Dapat<br />
berjalan merupakan pencapaian puncak dari aktivitas motor kasar.</p>
<p>Perkembangan Gerakan:<br />
Bangkit untuk berdiri dan bangkit lalu duduk kembali.<br />
Untuk melatihnya, dudukkan bayi di permukaan seperti lantai atau<br />
kasur, dan biarkan ia mencoba sendiri untuk berdiri atau bangkit untuk<br />
kemudian duduk sendiri.</p>
<p>Mulai mampu memanjat ketinggian 15-30 cm<br />
Dudukkan bayi di lantai dan beri mainan yg disukainya. Ambil mainan<br />
tersebut dan letakkan di tempat yg lebih tinggi. Usahakan ia melihat<br />
mainan tersebut dipindahkan dan katakan “Ambil nak”, sambil<br />
menepuk-nepuk tempat tersebut. Anak akan berusaha meraih mainan tersebut<br />
dengan merambat, lalu memanjat tempat tinggi tersebut. Dampingi anak<br />
dari belakangsambil beri dorongan. Jika ia menemukan kesulitan bantu<br />
dengan mendorong pantatnya.</p>
<p>Mulai dapat berjalan walau masih 2-3 langkah dan kemudian jatuh terdudu karena keseimbangannya belum sempurna.<br />
Ketika sudah mulai berjalan, langkah si kecil masih limbung.</p>
<p>Sudah dapat berjalan.<br />
Kadang-kadang walaupun sudah dapat berjalan si kecil masih suka  merangkak, karena aktivitas ini berlangsung lebih cepat, apalagi jika ia  menginginkan sesuatu benda yg jauh untuk dijangkaunya.<br />
Ajaklah si kecil berjalan di luar ruangan, misalnya di halaman rumah  atau taman. Ia membutuhkan ruang yg luas untuk mencoba kaki-kakinya  bergerak lincah.<br />
Biarkan ia menjelajah ruangan dengan kakinya tanpa dipegang, yg penting  awasi agar ia tidak membentur benda keras seperti ujung meja.</p>
<p>sumber: bayidananak.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/budishmily.wordpress.com/1099/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/budishmily.wordpress.com/1099/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/budishmily.wordpress.com/1099/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/budishmily.wordpress.com/1099/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/budishmily.wordpress.com/1099/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/budishmily.wordpress.com/1099/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/budishmily.wordpress.com/1099/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/budishmily.wordpress.com/1099/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/budishmily.wordpress.com/1099/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/budishmily.wordpress.com/1099/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/budishmily.wordpress.com/1099/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/budishmily.wordpress.com/1099/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/budishmily.wordpress.com/1099/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/budishmily.wordpress.com/1099/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=budishmily.wordpress.com&amp;blog=8252168&amp;post=1099&amp;subd=budishmily&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://budishmily.wordpress.com/2011/03/13/tips-mengoptimalkan-perkembangan-gerakmotorik-bayi-10-12-bulan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/046ef72834a2517ac9764cd29065b9e4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">budishmily</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ingin Anak Yang Cerdas dan Kreatif ?</title>
		<link>http://budishmily.wordpress.com/2011/03/10/ingin-anak-yang-cerdas-dan-kreatif/</link>
		<comments>http://budishmily.wordpress.com/2011/03/10/ingin-anak-yang-cerdas-dan-kreatif/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Mar 2011 06:57:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>budishmily</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ibu dan Bayi]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Sekilas Info]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://budishmily.wordpress.com/?p=1092</guid>
		<description><![CDATA[Ingin anak yang cerdas dan kreatif? Ya lah semua orang tua pasti ingin mempunyai anak yang cerdas dan kreatif. Dan ternyata sebagai orang tua anda dapat melakukanya sejak bayi dalam kandungan loh&#8230;.bagaimana? Orang tua mana yang tidak ingin punya anak yang anak yang cerdas dan kreatif. Semua orang tua dapat melakukannya jika mau mementingkan dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=budishmily.wordpress.com&amp;blog=8252168&amp;post=1092&amp;subd=budishmily&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://budishmily.files.wordpress.com/2011/03/anakcerdas_385x261.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1093" title="anakcerdas_385x261" src="http://budishmily.files.wordpress.com/2011/03/anakcerdas_385x261.jpg?w=200&#038;h=135" alt="" width="200" height="135" /></a>Ingin anak yang cerdas dan kreatif? Ya lah semua orang tua pasti ingin mempunyai anak yang cerdas dan kreatif. Dan ternyata sebagai orang tua anda dapat melakukanya sejak bayi dalam kandungan loh&#8230;.bagaimana?<br />
<span id="more-1092"></span></p>
<p>Orang tua mana yang tidak ingin punya anak yang anak yang cerdas dan kreatif. Semua orang tua dapat melakukannya jika mau mementingkan dan mengutamakan kebutuhan dan kepentingan anak mulai dari sejak dalam kandungan dan seterusnya.</p>
<p>Kecerdasan multiple adalah berbagai jenis kecerdasan yang dapat dikembangkan pada anak , antara lain ; kemampuan menguraikan pikiran dalam kalimat – kalimat , presentasi , pidato , diskusi. Kemampuan menggunakan logika matematik dalam memecahkan berbagai masalah. Kemampuan berpikir tiga dimensi, kemampuan memahami dan mengendalikan diri sendiri. Ketrampilan gerak , menari , dan olah raga. Kepekaan dan kemampuan berekspresi dengan bunyi , nada , melodi , dan irama. Kemampuan memahami dan memanfaatkan lingkungan.</p>
<p><strong>Kecerdasan multiple dipengaruhi 2 faktor utama </strong>yang saling terkait yaitu faktor keturunan (bawaan , genetic ) dan faktor lingkungan. Seorang anak dapat mengembangkan berbagai kecerdasan dengan dasar faktor keturunan dan dengan rangsangan terus menerus oleh faktor lingkungan.</p>
<p>Jangan kuatir untuk orang tua yang kebetulan tidak berkesempatan mengikuti pendidikan tinggi ( belum tentu tidak cerdas, mungkin karena tidak ada kesempatan atau hambatan ekonomi) anaknya bisa cerdas jika dicukupi kebutuhan untuk pengembangan kecerdasan sejak di dalam kandungan sampai usia sekolah dan remaja.</p>
<p><strong>Apa saja yang harus disiapkan?</strong></p>
<p>Tiga kebutuhan pokok yang harus disiapkan untuk menbentuk kecerdasan , yaitu ;</p>
<p><strong>kebutuhan fisik-biologis</strong> terutama gizi yang baik sejak dalam kandungan sampai remaja , pencegahan dan pengobatan penyakit yang dapat mempengaruhi perkembangan kecerdasan dan ketrampilan fisik untuk melakukan aktivitas sehari – hari.</p>
<p><strong>Kebutuhan kasih sayang</strong> yang memberikan rasa aman, terlindungi , dihargai , dan diperhatikan.</p>
<p><strong>Kebutuhan akan stimulasi</strong>, sedini mungkin sejak dalam kandungan secara terus menerus dengan berbagai cara untuk merangsang semua system sensorik dan motorik.</p>
<p><strong>Apa pentingnya stimulasi dini ?</strong></p>
<p>Stimulasi dini adalah ransangan yang dilakukan sejak bayi baru lahir ( yang terbaik sejak janin usia 6 bulan dalam kandungan ) dilakukan setiap hari , untuk merangsang semua system indera ( pendengaran , penglihatan , perabaan , pembau , dan pengecapan) . selain itu perangsangan terhadap gerak motorik kasar dan halus kaki tangan dan jari – jari , komunikasi , dan merangsang perasaan yang menyenangkan dan pikiran bayi dan balita.</p>
<p>Bentuk rangsangan yang diberikan sangat bervariasi dalam berbagai bentuk dengan suasana bermain , menyenangkan dan kasih sayang untuk anak , dengan suasana pola asuh yang demokratik (otoritatif), yaitu pengasuh atau ibu harus peka terhadap isyarat , minat , keinginan dan pendapat anak. Memberi contoh tanpa memaksa , mendorong keberanian untuk berkreasi , memberi penghargaan dan pujian atas keberhasilan dan perilaku yang baik , memberi koreksi, dan bukan hukuman atau ancaman bila melakukan kesalahan.</p>
<p>Stimulasi dilakukan setiap ada kesempatan berinteraksi dengan anak , setiap hari , terus menerus , sesuai umur dan perkembangan kemampuannya , dilakukan oleh keluarga terutama ibu atau pengganti ibu.</p>
<p><strong>Mengapa stimulasi dini dapat merangsang kecerdasan multipel?</strong></p>
<p>Sel otak janin mulai dibentuk saat usia 3-4 bulan dalam kandungan ibu, kemudian setelah lahir sampai usia 3 – 4 tahun jumlahnya bertambah cepat mencapai milyaran sel, tetapi belum ada hubungan antar sel.mulai kehamilan 6 bualn , terbentuk hubungan antar sel, sehingga terbentuk rangkaian fungsi – fungsi. Kualitas dan kompleksitas rangkaian hubungan antar sel otak ditentukan oleh stimulasi yang diberiakn pada anak.</p>
<p><strong>Stimulasi dini dan perangsangan kecerdasan </strong></p>
<p>v Dapat dilakukan saat memandikan , menganti popok , menyusui, menyuapi , menggendong , mengajak berjalan – jalan , menonton telivisi , dalam kendaraan , menjelang tidur.</p>
<p>v Membunyikan berbagai suara atau musik bergantian , menggantung dan menggerakkan benda berwarna mencolok (lingkaran atau kotak – kotak hitam putih ), benda berbunyi pada bayi usia 0 – 3 bulan.</p>
<p>v Bermain ciluk ba pada bayi 3 – 6 bulan.</p>
<p>v Memanggil nama , mengajak bersalaman , dan bermain tepuk tangan, membacakan dongeng , meragsang duduk , dan dilatih berdiri berpegangan pada bayi 6 – 9 bulan.</p>
<p>v Bayi 9 – 12 bulan dirangsang dengan mengulang – ulang menyebut nama – nama anggota keluarga , memasukkan mainan ke dalam wadah, minum dari gelas, mengelindingkan bola , dilatih berdiri dan berjalan dengan berpegangan.</p>
<p>v Menggambar , mencoret – coret , menyusun kubus , bermain puzzle sederhana , bermain boneka , berjalan tanpa berpegangan , naik turun tangga , melepas celana , mengerti dan melakukan perintah sederhana , menyebut dan menunjuk benda – benda pada usia 12 – 18 bulan.</p>
<p>v Usia 18 – 24 bulan , menyebut dan menunjuk bagian – bagian tubuh, nama – nama binatang dan benda di sekitar rumah , bicara tentang kegiatan sehari – hari ( makan , minum , mandi , main ,dll), bermain bola, melompat , dan memakai celana baju , mencuci tangan.</p>
<p>v Menyebutkan nama – nama teman dan warna, berhitung , menyikat gigi , bermain boneka, masak – masakan , menggambar , berdiri satu kaki , toilet training pada usia 2 – 3 tahun.</p>
<p>v Perangsangan untuk berbicara dan bercerita , menyanyikan lagu anak – anak , bermain puzzle , angka, halma , congklak , kartu , monopoli , computer.</p>
<p>v Bermain bersama anak yang lebih tua dan lebih muda, saling berbagi kue, meminjamakan mainan, mangalah, belajar bekerja sama.</p>
<p>v Memancing agar anak dapat menceritakan perasaan, keinginan ,cita-cita, khayalan pengalamannya.</p>
<p>v Mengajarkan anak menanam biji hingga tumbuh, memelihara tanaman atau binatang , berwisata dan mengenalkan alam semesta .</p>
<p>sumber : © Dr. SuriViana-<a href="http://www.infoibu.com/%E2%80%9Dhttp:/www.infoibu.com%E2%80%9D"> www.infoibu.com</a></p>
<p>image : http://meghapelangi.blogspot.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/budishmily.wordpress.com/1092/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/budishmily.wordpress.com/1092/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/budishmily.wordpress.com/1092/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/budishmily.wordpress.com/1092/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/budishmily.wordpress.com/1092/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/budishmily.wordpress.com/1092/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/budishmily.wordpress.com/1092/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/budishmily.wordpress.com/1092/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/budishmily.wordpress.com/1092/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/budishmily.wordpress.com/1092/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/budishmily.wordpress.com/1092/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/budishmily.wordpress.com/1092/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/budishmily.wordpress.com/1092/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/budishmily.wordpress.com/1092/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=budishmily.wordpress.com&amp;blog=8252168&amp;post=1092&amp;subd=budishmily&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://budishmily.wordpress.com/2011/03/10/ingin-anak-yang-cerdas-dan-kreatif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/046ef72834a2517ac9764cd29065b9e4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">budishmily</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://budishmily.files.wordpress.com/2011/03/anakcerdas_385x261.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">anakcerdas_385x261</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Manakah Susu Formula Terbaik?</title>
		<link>http://budishmily.wordpress.com/2010/11/03/manakah-susu-formula-terbaik/</link>
		<comments>http://budishmily.wordpress.com/2010/11/03/manakah-susu-formula-terbaik/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Nov 2010 07:16:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>budishmily</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ibu dan Bayi]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Sekilas Info]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://budishmily.wordpress.com/?p=1082</guid>
		<description><![CDATA[ASI adalah susu yang terbaik bagi anak. Susu formula terbaik adalah susu yang sesuai dengan kondisi anak dan tidak menimbulkan gangguan. Bukan karena yang disukai, termahal, terkenal atau yang mengandung berbagai macam kandungan kecerdasan ASI adalah merupakan makanan terbaik untuk bayi dan anak. Tetapi menjadi masalah bila anak tidak dapat mengkonsumsi ASI dengan cukup karena [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=budishmily.wordpress.com&amp;blog=8252168&amp;post=1082&amp;subd=budishmily&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>ASI adalah susu yang  terbaik bagi anak. Susu formula terbaik adalah susu yang sesuai dengan  kondisi anak dan tidak menimbulkan gangguan. Bukan karena yang disukai,  termahal, terkenal atau yang mengandung berbagai macam kandungan  kecerdasan</p>
<p><a href="http://budishmily.files.wordpress.com/2010/11/susu-formula.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1083" title="susu-formula" src="http://budishmily.files.wordpress.com/2010/11/susu-formula.jpg?w=468" alt=""   /></a></p>
<p>ASI adalah merupakan makanan  terbaik untuk bayi dan anak. Tetapi menjadi masalah bila anak tidak  dapat mengkonsumsi ASI dengan cukup karena berbagai kondisi dan keadaan.  Penggunaan PASI (Pengganti ASI) menjadi alternatif yang tidak dapat  dihindarkan.  Orang tua sering dihadapkan pada masalah pemilihan jenis  susu formula yang tepat dan baik untuk bayi. Masalah ini diperumit  dengan semakin banyaknya susu formula yang beredar di pasaran. Informasi  tentang pemahaman pemilihan jenis susu semakin banyak didapatkan, baik  dari dokter, sales promotion di supermarket, iklan di media cetak dan  elektronik, brosur atau dari pengalaman ibu lainnya.<span id="more-1082"></span></p>
<p>Informasi  yang beragam inilah yang kadang membingungkan orang tua, karena sering  sangat berbeda dan berlawanan. Seorang ibu mendapat advis dari dokter  bahwa anaknya harus memakai susu A. Saat mencari susu tersebut di  supermarket mendapat informasi dari seorang SPG (Sales Promotion Girl)  bahwa susu A mungkin tidak cocok karena tidak bisa menggemukkan jadi  harus dengan susu B. Sesampai di rumah si ibu mencoba &#8220;curhat&#8221;  pertelepon dengan  temannya.  Si teman mengatakan bahwa anaknya bisa  gemuk dengan susu C karena lebih terkenal dan lebih mahal. Dengan  perasaan bingung si Ibu mencoba konsultasi ke dokter lainnya ternyata  advisnya berbeda lagi, anak harus minum susu D.</p>
<p>Contoh tersebut  menunjukkan bahwa kesulitan pemilihan jenis susu banyak dialami oleh  para orang tua terutama yang mempunyai anak alergi atau gangguan  pencernaan. Pemilihan susu formula yang tidak tepat akan mengakibatkan  gangguan beberapa fungsi dan organ tubuh seperti diare, sering batuk,  sesak dan sebagainya. Gangguan sistem tubuh tersebut ternyata dapat  mengganggu pertumbuhan dan perkembangan  serta  mempengaruhi dan  memperberat gangguan perilaku anak.</p>
<p>Pemilihan susu terbaik bagi  anak harus dilakukan secara cermat dan teliti. Susu merupakan makanan  bayi dan anak yang dikonsumsi setiap hari dalam jumlah banyak dan jangka  panjang. Bila susu tersebut tidak cocok bisa menimbulkan gangguan  tumbuh kembang yang terjadi terjadi terus menerus dalam jangka panjang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>PEMILIHAN SUSU FORMULA TERBAIK</strong></p>
<p>Susu  formula bayi adalah cairan atau bubuk dengan formula tertentu yang  diberikan pada bayi dan anak-anak. Mereka berfungsi sebagai pengganti  ASI. Susu formula memiliki peranan yang penting dalam makanan bayi  karena seringkali bertindak sebagai satu-satunya sumber gizi bagi bayi.  Karenanya, komposisi susu formula yang diperdagangkan dikontrol dengan  hati-hati dan FDA (<em>Food and Drugs Association</em>/Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika) mensyaratkan produk ini harus memenuhi standar ketat tertentu.</p>
<p>Secara  umum prinsip pemilihan susu yang tepat dan baik untuk anak adalah susu  yang sesuai dan bisa diterima sistem tubuh anak. Susu terbaik harus   tidak menimbulkan gangguan saluran cerna seperti diare, muntah atau  kesulitan buang air besar. Susu yang terbaik juga harus tidak  menimbulkan gangguan lainnya seperti batuk, sesak, gangguan kulit dan  sebagainya. Penerimaan terhadap susu pada setiap anak sangat berbeda.  Anak tertentu bisa menerima susu A, tetapi anak lainnya bila minum susu A  terjadi diare atau muntah.</p>
<p>Susu yang paling enak dan disukai  bukan merupakan pertimbangan utama pemilihan susu. Meskipun susu  tersebut disukai anak, tetapi bila menimbulkan banyak gangguan fungsi  dan sistem tubuh maka akan menimbulkan banyak masalah kesehatan bagi  anak. Tetapi sebaliknya bila gangguan saluran cerna anak baik dan tidak  terganggu maka nafsu makan atau minum susu pada anak tidak akan  terganggu.</p>
<p>Harga susu yang mahal dan merek yang terkenal juga  bukan merupakan jaminan bahwa susu tersebut yang terbaik. Keterkenalan  merek susu formula tertentu di suatu negara atau daerah sebenarnya lebih  karena pertimbangan keberhasilan strategi pemasaran dan penyediaan  barang. Hal ini dapat dillihat bahwa susu dengan penjualan tertinggi di  negara satu dengan negara lainnya di dunia sangat berbeda dan  bervariasi.</p>
<p>Penambahan AA, DHA, Spingomielin pada susu formula  sebenarnya tidak merupakan pertimbangan utama pemilihan susu yang  terbaik. Penambahan zat  yang diharap berpengaruh terhadap kecerdasan  anak memang masih sangat kontroversial. Banyak penelitian masih bertolak  belakang untuk menyikapi pendapat tersebut. Beberapa penelitian  menunjukkan pemberian AA dan DHD pada penderita prematur tampak lebih  bermanfaat.  Sedangkan pemberian pada bayi cukup bulan (bukan prematur)  tidak menunjukkan perbedaan yang bermakna mempengaruhi kecerdasan.  Sehingga ESPGAN, British Nutrition Foundation, dan WHO/FAO hanya  merekomendasikan pemberian AA dan DHA hanya pada bayi prematur saja.</p>
<p>Penjualan  susu formula adalah merupakan bisnis perdagangan yang sangat besar dan  sangat menggiurkan. Setiap hari kita disuguhi promosi susu formula yang  demikian gencar. Semua produsen susu berlomba-loba mengangkat isu  kecerdasan  dengan mengandalkan AA, DHA, Spingomielin dan sebagainya.  Karena sangat gencarnya promosi <em>&#8220;susu kecerdasan&#8221;</em> ini, banyak  orangtua menolak bila susu anaknya tidak mengandung AA dan DHA.   Fenomena ini merubah perilaku produsen untuk selalu menambah zat  kecerdasan pada semua produk susu dan makanan anak. Sehingga akhirnya  penambahan kandungan AA dan DHA kesannya hanya untuk kepentingan bisnis  belaka.</p>
<p>Penambahan prebiotik atau sinbiotik untuk memperbaiki  saluran cerna bukanlah yang utama. Selama bahan dasar susu formula  tersebut bisa diterima saluran cerna, maka penambahan kandungan tersebut  tidak terlalu bermanfaat. Sebaliknya meskipun terdapat zat tersebut,  tetapi bila beberapa kandungan dalam susu sapi tidak bisa diterima  saluran cerna juga tidak akan memperbaiki keadaan. Bila terdapat masalah  gangguan saluran cerna berkepanjangan yang penting adalah mencari jenis  susu atau makanan lainnya yang dapat mengganggu saluran cerna tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>MENGAPA SUSU FORMULA TIDAK COCOK</strong></p>
<p>Pengaruh  ketidakcocokan terhadap susu formula bisa disebabkan karena reaksi  simpang makanan bisa karena reaksi alergi atau reaksi nonalergi. Alergi  susu sapi adalah suatu kumpulan gejala yang mengenai banyak organ dan  sIstem tubuh yang ditimbulkan oleh alergi terhadap susu sapi. Reaksi  hipersensitif terhadap protein susu sapi dengan keterlibatan mekanisme  sistem imun.  Alergi terhadap <a href="http://www.info-sehat.com/content.php?s_sid=613" target="_blank">susu formula</a> yang mengandung protein susu sapi merupakan suatu keadaan dimana  seseorang  memiliki sistem reaksi kekebalan tubuh yang abnormal terhadap  protein yang terdapat dalam susu sapi. Sistem kekebalan tubuh bayi akan  melawan protein yang terdapat dalam susu sapi sehingga gejala-gejala  reaksi alergi pun akan muncul. Reaksi non alergi atau reaksi simpang  makanan yang tidak melibatkan mekanisme sistem imun dikenal sebagai  intoleransi. Intoleransi ini bisa terjadi ketidakcocokan terhadap  laktosa, gluten atau jenis lemak tertentu.</p>
<p>Reaksi simpang makanan  tersebut terjadi karena ketidakcocokan beberapa kandungan didalam susu  formula. Bisa terjadi karena ketidakcocokan terhadap kandungan protein  susu sapi (kasein), laktosa, gluten, zat warna, aroma rasa (vanila,  coklat, strawberi, madu dll), komposisi lemak, kandungan DHA, minyak  jagung, minyak kelapa sawit dan sebagainya.</p>
<p><strong>GEJALA REAKSI ALERGI SUSU SAPI ATAU REAKSI SIMPANG SUSU FORMULA </strong></p>
<p>Gangguan  akibat ketidakcocokan susu formula bisa timbul karena reaksi cepat atau  timbulnya gejala  kurang dari 8 jam. Pada reaksi lambat atau gejala  baru timbul setelah lebih dari 8 jam, atau kadang setelah minum susu 5  atau 7 hari baru timbul keluhan. Tanda dan gejala ketidakcocokan susu  formula atau alergi susu hampir sama dengan alergi makanan. Gangguan  tersebut dapat  mengganggu semua organ tubuh terutama pencernaan, kulit,  saluran napas dan organ lainnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Tabel 1. Manifestasi klinis yang sering diperberat dan dikaitkan karena reaksi alergi atau reaksi simpang susu formula</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>•o      <strong>Saluran cerna</strong> : <em>Pada bayi</em> : sering muntah/gumoh, kembung,<em>&#8220;cegukan</em>&#8220;, sering buang angin, sering<em> &#8220;ngeden  atau mulet&#8221;,</em> sering rewel,gelisah atau kolik terutama malam hari) dan sering minta  minum. Sering buang air besar (&gt; 3 kali perhari), tidak BAB tiap  hari. Kotoran berbau tajam, warna hijau atau berak darah. Lidah/mulut  sering timbul putih, Karena sering ngeden beresiko terjadi Hernia  Umbilikalis (pusar), Scrotalis dan inguinalis.</p>
<p><em>Pada anak lebih besar</em><em> : </em>mulut  berbau, sulit buang air besar, BAB tidak tiap hari, kotoran bulat-bulat  seperti kotoran kambing, berbau tajam, warna hijau tua atau hitam,  nyeri perut.</p>
<p>•o      <strong>Kulit sensitif,</strong> sering  timbul bintik atau bisul kemerahan terutama di pipi, telinga dan daerah  yang tertutup popok. Kerak di daerah rambut.Timbul bekas hitam seperti  tergigit nyamuk. Kotoran telinga berlebihan. Kulit Kepala Berkerak.  Pembesaran kelenjar di belakang kepala atau leher. Sering berkeringat  (berlebihan), kepala, telapak tangan atau telapak kaki sering teraba  sumer/hangat.</p>
<p>•o      <strong>Saluran napas</strong> : Pa<em>da bayi</em> : Napas <em>grok-grok</em>,  kadang disertai batuk ringan, terutama malam dan pagi hari. Sering  bersin, pilek, kotoran hidung banyak, Bila tidur kepala sering miring ke  salah satu sisi karena hidung buntu sebelah. Minum ASI sering tersedak  atau minum dominan hanya satu sisi bagian payudara. Mata sering berair  atau sering timbul kotoran mata <em>(belekan</em>) salah satu sisi/kedua sisi.</p>
<p><em>Pada anak besar</em> : sering batuk, batuk lama (&gt;2 minggu), pilek, (terutama malam dan  pagi hari siang hari hilang) sinusitis,  bersin, sesak, astma dan suara  serak.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Reaksi simpang makanan seperti ketidakcocokan susu  formula terutama mengganggu sistem saluran cerna. Gangguan saluran cerna  tersebut kadang mengakibatkan gangguan  permeabilitas  pada saluran  cerna atau leaky gut. Banyak penelitian terakhir mengungkapkan bahwa  gangguan saluran cerna kronis dengan berbagai mekanisme  imunopatofisiologis dan imunopatobiologis ternyata dapat mengakibatkan  gangguan neurofungsional otak. Gangguan fungsi otak tersebut  mempengaruhi gangguan perilaku seperti gangguan konsentrasi, gangguan  emosi, gangguan tidur, keterlambatan bicara, gangguan konsentrasi hingga  memperberat gejala ADHD dan Autis.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Tabel 2.  Gangguan perilaku dan motorik (gangguan neuroanatomis dan  neurofisiologis) yang sering diperberat dan dikaitkan karena reaksi  alergi atau reaksi simpang susu formula</strong></p>
<p>•o      <strong><em>Gangguan neuroanatomis</em></strong> : mudah <em>kaget </em>bila ada suara yang mengganggu. Gerakan tangan, kaki dan bibir sering gemetar, sakit kepala, migrain</p>
<p>•o      <strong><em>Gerakan motorik berlebihan atau hiperkinetik :</em></strong></p>
<p>usia  &lt; 6 bulan: mata/kepala bayi sering melihat ke atas. Tangan dan kaki  bergerak berlebihan, usia &gt; 6 bulan bila digendong sering minta turun  atau sering bergerak/sering menggerakkan kepala ke belakang-membentur  benturkan kepala. Sering bergulung-gulung di kasur, menjatuhkan badan di  kasur (&#8220;smackdown&#8221;}, sering memanjat. Perilaku &#8220;tomboy&#8221; pada anak  perempuan</p>
<p>•o      <strong><em>Gangguan tidur</em></strong> (biasanya malam hari) gelisah/bolak-balik ujung ke ujung, bila tidur  posisi &#8220;nungging&#8221;, berbicara, tertawa, berteriak dalam tidur, sulit  tidur. Pada anak lebih besar, malam sering terbangun/duduk,mimpi buruk,  &#8220;beradu gigi&#8221;</p>
<p>•o      <strong><em>Agresif dan emosi meningkat</em></strong><em> : </em> sering memukul kepala sendiri,orang atau benda di sekitarnya. Sering menggigit, menjilat, mencubit, menjambak (spt &#8220;<em>gemes&#8221;</em>). Mudah marah, keras kepala sering berteriak.</p>
<p>•o      <strong><em>Gangguan konsentrasi dan gangguan belajar</em></strong><strong><em> :</em></strong><em> Cepat bosan  terhadap sesuatu aktifitas (kecuali menonton televisi,  baca komik atau main game), tidak bisa belajar lama, terburu-buru, tidak  mau antri, tidak teliti, sering kehilangan barang atau sering lupa,  nilai pelajaran naik turun drastis. </em><em>Nilai pelajaran tertentu  baik, tapi pelajaran lain  buruk. Sulit menyelesaikan pelajaran sekolah  dengan baik.Sering mengobrol dan mengganggu teman saat pelajaran,  biasanya tampak cerdas dan pintar.</em></p>
<p>•o      <strong><em>Gangguan koordinasi dan keseimbangan motorik kasar : </em></strong></p>
<p><em>Bolak-balik, duduk, merangkak terlambat atau tidak </em>sesuai  usia. Berjalan sering terjatuh dan terburu-buru, sering menabrak, jalan  jinjit, duduk leter W/kaki ke belakang. Gangguan mengunyah atau  menelan, tidak mau makan berserat seperti sayur atau daging atau  terlambat kemampuan makan nasi tim (normal usia 9 bulan) atau nasi  (normal usia 1 tahun)</p>
<p>•o      <strong><em>Keterlambatan bicara</em></strong>:  Perbendaharaan<em> kata </em>kurang  dari 5 kata pada umur 15 bulan, kemampuan bicara atau ngoceh-ngoceh  hilang dari yang sebelumnya bisa. Bila tidak ada gangguan kontak mata,  gangguan pendengaran, dan gangguan intelektual biasanya  usia lebih 2  tahun membaik.</p>
<p>•o      <em>Memperberat gejala dan perilaku <strong>ADHD</strong> (hiperaktif) dan <strong>AUTIS</strong></em> (hiperaktif, keterlambatan bicara, gangguan sosialisasi</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>BERBAGAI JENIS SUSU FORMULA</strong></p>
<p>Susu  sebagai minuman utama pada bayi terdiri dari ASI, PASI atau susu  formula (comercial formula) dan Non Formula. ASI merupakan makanan bayi  yang paling sempurna, kandungan gizi sesuai kebutuhan untuk pertumbuhan  dan perkembangan yang optimal pada anak. ASI juga mengandung zat untuk  perkembangan kecerdasan, zat kekebalan (mencegah dari berbagai penyakit)  dan dapat menjalin hubungan cinta kasih antara bayi dengan ibu. Manfaat  bagi ibu dapat mengurangi perdarahan setelah melahirkan, mempercepat  pemulihan kesehatan ibu, menunda kehamilan, mengurangi risiko terkena  kanker payudara, dan merupakan kebahagiaan tersendiri bagi ibu.</p>
<p>PASI   (Pengganti Air Susu Ibu) adalah merupakan alternatif terakhir bila  memang ASI tidak keluar, kurang atau mungkin karena sebab lainnya. PASI  adalah makanan bayi yang secara tunggal dapat memenuhi kebutuhan gizi  bagi pertumbuhan dan perkembangan bayi sampai berumur enam bulan. PASI  dapat dikelompokkan menjadi susu formula awal (<em>starting formula</em>), susu lanjutan (<em>Followup Formula</em>) dan susu formula khusus (<em>specific formula</em>). <em>Starting Formula</em> biasanya diberikan sejak lahir sebelum usia 6 bulan dan <em>Followup Formula </em>diberikan di atas usia 6 bulan.</p>
<p><em>Spesific formula</em> merupakan formula khusus yang diberikan pada bayi yang mengalami  gangguan malabsorbsi, alergi, intoleransi ataupun penyakit metabolik.  Susu formula khusus ini sangat banyak dan bervariasi yang berisi formula  tertentu bagi keadaan yang tertentu pula. Di antaranya adalah susu  hidrolisa protein ektensif seperti Pepti junior, pregestimil. Golongan  susu ini termasuk yang paling aman karena komposisinya tanpa laktosa,  mengandung banyak lemak MCT (monochain trigliserida) dan protein susu  yang lebih mudah dicerna. Susu formula khusus ini digunakan untuk  penderita alergi susu sapi, alergi susu kedelai, malabsorspsi dan  sebaginya.</p>
<p>Susu formula khusus lainnya adalah susu hidrolisat  protein parsial, seperti NAN HA atau Enfa HA. Golongan susu ini biasanya  digunakan untuk bayi yang beresiko alergi atau untuk mencegah gejala  alergi agar tidak semakin memberat di kemudian hari. Untuk pencegahan  alergi biasanya hanya digunakan sejak lahir hingga usia 6 bulan.  Sebenarnya susu ini bukan digunakan untuk penderita alergi susu sapi.  Tetapi dalam keadaan gejala alergi yang ringan tampaknya penggunaan susu  ini sangat bermanfaat.</p>
<p>Susu formula khusus kedelai atau susu  formula soya adalah susu formula khusus yang mengandung bahan dasar  kedelai sebagai pengganti susu sapi. Susu formula soya yang saat ini  beredar di Indonesia adalah isomil, nutrisoya, prosobee dan sebagainya.  Susu formula khusus lainnya adalah susu bebas atau rendah laktosa. Susu  formula khusus ini digunakan untuk penderita intoleransi laktosa,  misalnya Bebelac FL, Similac LF dan sebagainya,</p>
<p>Non formula,  merupakan susu yang sebenarnya tidak memenuhi syarat sebagai PASI.  Contoh susu non formula adalah susu sapi segar, susu skim atau susu  kental manis. Susu ini komposisinya tidak sesuai dengan komposisi yang  direkomendasikan oleh FDA atau komposisinya tidak sesuai dengan  kebutuhan bayi. Susu formula sangat berbeda dengan susu sapi murni,   meski bahan baku susu formula dari susu sapi. Dalam susu formula, ada  tambahan nutrisi yang sudah terukur dan disesuaikan dengan gizi yang  dibutuhkan bayi. Karena itu, pemberian susu formula kepada bayi harus  sesuai dengan kebutuhan bayi dan kandungan yang telah dianjurkan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>STRATEGI PEMILIHAN SUSU FORMULA </strong></p>
<p>Bagaimana  strategi atau langkah yang tepat dalam melakukan pemilihan susu formula  yang terbaik bagi anak. Langkah awal yang harus dilakukan adalah  menentukan apakah anak mempunyai resiko alergi atau intoleransi susu  sapi. Resiko ini terjadi bila ada salah satu atau kedua orangtua pernah  mengalami alergi, asma atau ketidak cocokan terhadap susu sapi. Langkah  ke dua, harus cermat dalam mengamati kondisi dan gangguan yang terjadi  pada anak sejak lahir. Gejala yang harus diamati adalah gejala gangguan  saluran cerna, gangguan perilaku dan gangguan organ tubuh lainnya  sejak  bayi lahir</p>
<p>Bila terdapat resiko alergi dan gejala lain seperti di  atas, harus lebih cermat dalam melakukan pemilihan susu. Kalau perlu  lakukan konsultasi lebih jauh kepada dokter spesialis alergi anak,  gastroenterologi anak atau metabolik dan endokrinologi anak cermati  gangguan organ tubuh yang terjadi terus menerus dan terjadi jangka  panjang seperti sering batuk, sesak, diare (buang air besar &gt; 2 kali  perhari), sulit buang air besar. Bila terjadi sebaiknya harus lebih  dicermati apakah gangguan ini  berkaitan karena ketidakcocokan susu  formula.</p>
<p>Sering terjadi overdiagnosis dalam menentukan anak  menderita alergi susu sapi. Sebaiknya jangan terlalu cepat memvonis  alergi susu sapi pada bayi. Reaksi alergi yang timbul bukan saja terjadi  karena susu formula. Dalam pemberian ASI, diet yang dikonsumsi ibu juga  dapat mengakibatkan gangguan alergi. Dalam keadaan bayi mengalami  infeksi batuk, panas dan pilek sering mengalami gangguan seperti reaksi  alergi khususnya pada kulit, saluran cerna dan hipersekresi bronkus  (lendir yang berlebihan). Hal lain sering terjadi anak divonis alergi  susu sapi padahal sebelumnya penggunaan susu sapi tidak menimbulkan  masalah kesehatan. Alergi susu sapi biasanya semakin pertambahan usia  akan semakin membaik, bukan sebaliknya. Alergi susu sapi biasanya  terjadi sejak lahir. Bila gejala alergi baru timbul di atas usia 6  bulan, penyebabnya sangat mungkin bukan susu sapi. Kita harus mencermati  alergi terhadap makanan lainnya yang biasanya mulai dikenalkan pada  usia tersebut. Penderita alergi makanan, selain alergi terhadap susu  sapi juga mengalami alergi terhadap makanan tertentu.</p>
<p>Bila  mencurigai ketidakcocokan susu formula, jangan terlalu cepat memvonis  susu sapi adalah penyebabnya. Ketidakcocokan susu formula belum tentu  hanya karena kandungan susu sapinya. Gangguan bisa timbul karena  kandungan yang terdapat dalam susu formula seperti gluten, zat warna,  aroma rasa (vanila, coklat, strawberi, madu dll), komposisi lemak,  kandungan DHA, minyak jagung, minyak kelapa sawit dan sebagainya. Proses  pengolahan bahan dasar susu sapi ternyata juga bisa berpengaruh.  Beberapa cara proses pengolahan susu sapi tertentu dapat menghilangkan  protein tertentu yang dapat menyebabkan gangguan alergi. Perbedaan ini  dapat diamati dengan perbedaan bau susu formula tersebut. Susu sapi  formula satu dengan yang lainnya kadang bau ketajaman susu sapinya  berbeda.</p>
<p>Penggantian ketidakcocokan susu formula tidak harus  selalu dengan susu soya atau susu hipoalergenik. Jadi, bila mencurigai  ketidakcocokan susu jangan terlalu cepat mengganti dengan susu soya atau  susu hipoalergi lainnya. Bila gangguannya ringan dengan penggantian  susu sapi formula yang sejenis gangguan tersebut dapat berkurang.  Misalnya, penggantian susu yang tidak mengandung DHA gangguan kulit bisa  menghilang. Buang air besar yang sulit dengan pengantian susu sapi  tertentu yang tidak mengandung kelapa sawit gangguannya membaik.  Demikian pula gangguan penderita yang sering batuk, dengan mengganti  susu sapi formula tertentu dapat mengurangi gangguan itu.</p>
<p>Selain  ketidakcocokan susu, pertimbangan berikutnya dalam pemilihan susu adalah  masalah harga. Sesuaikan pemilihan jenis susu dengan kondisi ekonomi  keluarga.  Harga susu tidak secara langsung berkaitan dengan kualitas  kandungan gizinya. Meskipun susu tersebut murah belum tentu kalori,  vitamin dan mineralnya kurang baik. Selama jumlah, jenisnya sesuai untuk  usia anak dan tidak ada gangguan maka itu adalah susu yang terbaik  untuk tumbuh kembang anak tersebut.</p>
<p>Secara umum semua susu formula  yang beredar di Indonesia dan di dunia kandungan gizinya sama. Karena  harus mengikuti standard RDA (Recomendation Dietery Allowence) dalam  jumlah kalori, vitamin dan mineral harus sesuai dengan kebutuhan bayi  dalam mencapai tumbuh kembang yang optimal. Dengan kata lain penggunaan  apapun merek susu sapi formula yang sesuai  kondisi dan usia anak selama  tidak menimbulkan gangguan fungsi tubuh adalah susu yang terbaik untuk  anak tersebut.</p>
<p>Perbedaan harga tersebut mungkin dipengaruhi oleh  penambahan kandungan AA, DHA dan sebagainya di dalam susu formula.  Pertimbangan lainnya yang penting adalah mudah didapat, baik dalam hal  tempat pembelian dan penyediaan produk.  Berganti-ganti jenis susu untuk  seorang anak tidak harus dikhawatirkan selama tidak ada gangguan  penerimaan susu tersebut. Bila tidak terdapat resiko dan gejala  alergi  langkah berikutnya coba susu formula yang sesuai usia anak apapun merek  dan jenisnya. Amati tanda dan gejala yang ditimbulkan, bila tidak ada  keluhan teruskan pemberian susu tersebut dengan jumlah sesuai yang  dibutuhkan anak..</p>
<p><strong>KESIMPULAN</strong></p>
<p>Pertimbangan  utama dalam pemilihan susu yang terbaik bagi anak adalah susu yang  sesuai dengan kondisi anak dan tidak mengakibatkan reaksi yang  mengganggu fungsi organ tubuhnya.</p>
<p>Pertimbangan lain adalah masalah  harga harus disesuaikan dengan ekonomi keluarga serta kesediaan yang  mudah dicari dan distribusi yang berkelanjutan di pasaran. Kandungan zat  tambahan (AA, DHA, sinbiotik dll), harga mahal, disukai bayi dan merek  terkenal bukanlah pertimbangan pemilihan susu yang terbaik bagi anak.</p>
<p>Secara  umum semua susu formula yang beredar secara resmi di suatu negara  kandungan gizinya sama. Karena mengikuti standard RDA (Recomendation  Dietery Allowence) dalam jumlah kalori, vitamin dan mineral harus sesuai  dengan kebutuhan bayi dalam mencapai tumbuh kembang yang optimal.  Penggunaan apapun merek susu sapi formula yang sesuai kondisi dan usia  anak selama tidak menimbulkan gangguan fungsi tubuh adalah susu yang  terbaik untuk anak tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>sumber :</p>
<p><strong>Dr Widodo Judarwanto SpA</strong></p>
<p><strong>KORESPONDENSI DAN KOMUNIKASI</strong></p>
<p>telp :  (021) 70081995 &#8211; 5703646</p>
<p>email : <a href="mailto:wido25@hotmail.com" target="_blank">wido25@hotmail.com</a> ,  htpp://www.alergianak.blogspot.com</p>
<p>image : tanyadokteranda.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/budishmily.wordpress.com/1082/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/budishmily.wordpress.com/1082/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/budishmily.wordpress.com/1082/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/budishmily.wordpress.com/1082/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/budishmily.wordpress.com/1082/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/budishmily.wordpress.com/1082/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/budishmily.wordpress.com/1082/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/budishmily.wordpress.com/1082/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/budishmily.wordpress.com/1082/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/budishmily.wordpress.com/1082/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/budishmily.wordpress.com/1082/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/budishmily.wordpress.com/1082/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/budishmily.wordpress.com/1082/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/budishmily.wordpress.com/1082/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=budishmily.wordpress.com&amp;blog=8252168&amp;post=1082&amp;subd=budishmily&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://budishmily.wordpress.com/2010/11/03/manakah-susu-formula-terbaik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/046ef72834a2517ac9764cd29065b9e4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">budishmily</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://budishmily.files.wordpress.com/2010/11/susu-formula.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">susu-formula</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Memilih Mainan Sesuai Usia Anak</title>
		<link>http://budishmily.wordpress.com/2010/10/18/memilih-mainan-sesuai-usia-anak/</link>
		<comments>http://budishmily.wordpress.com/2010/10/18/memilih-mainan-sesuai-usia-anak/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 18 Oct 2010 08:49:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>budishmily</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ibu dan Bayi]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Sekilas Info]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://budishmily.wordpress.com/?p=1076</guid>
		<description><![CDATA[KOMPAS.com &#8211; Saat Anda memasuki toko mainan, Anda mungkin terpana melihat begitu banyaknya jenis mainan yang disediakan. Begitu banyak, hingga Anda mengurungkan niat untuk membeli mainan untuk anak Anda. Toh, si kecil juga tetap asyik meskipun &#8220;mainannya&#8221; hanya toples berisi permen yang berulangkali dituang dan dimasukkan kembali. Atau, serbet yang berulangkali diseretnya dengan kaki ke [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=budishmily.wordpress.com&amp;blog=8252168&amp;post=1076&amp;subd=budishmily&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://budishmily.files.wordpress.com/2010/10/2002348p.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1077" title="2002348p" src="http://budishmily.files.wordpress.com/2010/10/2002348p.jpg?w=468" alt=""   /></a>KOMPAS.com</strong> &#8211; Saat Anda memasuki toko mainan, Anda  mungkin terpana melihat begitu banyaknya jenis mainan yang disediakan.  Begitu banyak, hingga Anda mengurungkan niat untuk membeli mainan untuk  anak Anda. Toh, si kecil juga tetap asyik meskipun &#8220;mainannya&#8221; hanya  toples berisi permen yang berulangkali dituang dan dimasukkan kembali.  Atau, serbet yang berulangkali diseretnya dengan kaki ke sana-kemari.<span id="more-1076"></span></p>
<p>Namun,  Anda perlu mengingat, mainan yang baik haruslah yang mendorong  tumbuh-kembang anak. Mainan tersebut juga harus disesuaikan dengan  karakter anak. Apa yang cocok untuk anak lain, belum tentu disukai anak  Anda. Mainan tidak boleh terlalu sulit, karena akan membuatnya  frustrasi. Jika terlalu mudah, akan membuatnya bosan. Kemudian, menurut  Alvin Eden, M.D., profesor klinis di jurusan Pediatrics, Weil Medical  College of Cornell University, New York, saat memilih mainan anak, Anda  harus mempertimbangkan tingkat keamanannya. Pada dasarnya mainan tidak  boleh memiliki sudut yang tajam, bagian-bagian yang mudah dilepas, tidak  mudah patah atau pecah, berukuran cukup besar sehingga tidak dapat  dimasukkan ke mulut dan ditelan.</p>
<p>Berikut adalah beberapa permainan sesuai usia anak, sesuai saran Eden:</p>
<p><strong>Usia 0-1 tahun</strong><br />
Pastikan  mainan tidak mudah terbakar, tidak beracun, dan dapat dicuci. Boneka  binatang sebaiknya merupakan satu bagian; bila ada tangan atau kaki juga  tersambung dengan aman. Bagian wajah sebaiknya dilukis atau dibordir,  sehingga tidak ada mata dari kancing yang bisa ditarik dan dilepas lalu  ditelan. Mainan yang kecil dan ringan lebih mudah dipegang dan dipeluk  oleh anak usia ini.</p>
<p>Mainan yang bergerak membantu mengembangkan  kemampuan bayi untuk menaruh perhatian pada obyek. Bola yang  mengeluarkan suara atau memiliki bagian-bagian yang bergerak di dalamnya  memberikan stimulasi motorik, visual, dan pendengaran, serta membantu  mengembangkan gerakan mata, merangkak, dan meningkatkan kemampuan  motorik. Namun pastikan ia tidak dapat mengeluarkan bagian yang  bergerak-gerak tersebut. Mainan yang bergemerincing juga akan menarik  perhatian bayi melalui warna, suara, sentuhan, dan  rasanya. Gelang-gelang yang didesain untuk merangsang pertumbuhan gigi  boleh diberikan, asal tidak mudah patah, tidak ada bagian yang longgar,  dan dapat dicuci.</p>
<p><strong>Usia 12-18 bulan</strong><br />
Pada  tahap ini, bayi sudah bisa berdiri dan duduk, namun ada yang belum bisa  berjalan sendiri. Mereka senang memindah-mindahkan obyek, seperti mainan  yang bisa ditarik-ulur dan menimbulkan bunyi, mainan yang bisa  dibuka-tutup, memencet tombol, dan main ciluk-ba. Bayi juga senang  bermain menyusun kotak, namun pilih kotak yang ditutup dengan kain yang  lembut dan ringan. Tak perlu menyediakan terlalu banyak kotak, karena  akan membingungkan anak.</p>
<p>Bayi senang dengan mainan yang dapat  ditumpangi seperti mobil-mobilan, namun mainan ini berbahaya untuk anak  yang belum bisa berjalan. Pastikan anak dapat naik-turun mainan dengan  mudah, dan dapat melakukan manuver sendiri. Mainan yang bisa  ditarik-ulur juga baik untuk anak yang sudah bisa berjalan.</p>
<p><strong>Usia 18-24 bulan</strong><br />
Anak  usia ini sudah mulai berbicara, dan tertarik dengan ukuran dan  peletakan barang. Menyusun kotak berukuran besar akan menarik hatinya.  Mulailah dengan satu set berukuran kecil, dan ganti dengan yang  berukuran besar begitu minat anak berkembang. Kotak yang diberi wadah  membuatnya asyik memasukkan dan mengeluarkan.</p>
<p>Mainan telepon  memberikan anak terlibat dalam kegiatan orang dewasa, dan anak suka  dengan suaranya. Bentuknya yang menyerupai tokoh kartun membantu anak  tetap tertarik. Mainan mengenal bentuk mendorong anak untuk  menggabung-gabungkan potongannya. Hal ini membantu mengembangkan  koordinasi mata dan tangan, kemampuan mencari pasangannya, dan mengenali  bentuk. Namun potongan mainan sebaiknya tidak terlalu banyak.</p>
<p>Mainan lain yang cukup baik antara lain bus dengan penumpang yang bisa dikeluarkan, <em>hand puppets</em>, atau boneka. Bermain dengan boneka bayi dan <em>trolley</em>-nya  membantu anak mengembangkan imajinasi, bermain peran, dan membangun  kemampuan sosial, selain membantu meningkatkan kemampuan motoriknya.</p>
<p><strong>Usia 2-3 tahun</strong><br />
Anak  sudah semakin kreatif. Mereka menyukai kegiatan orang dewasa, dan  mainan yang realistis akan menstimulasi otak mereka. Kelompok usia ini  juga menggemari mainan yang membutuhkan gerak dan ketangkasan.</p>
<p>Mainan  atau boneka yang bisa berbicara, atau mainan instrumen musik juga  populer. Semakin banyak fitur yang ditampilkan, semakin anak suka,  selama masih mudah digunakan. Mobil-mobilan seperti truk baik untuk  kegiatan di dalam atau luar rumah, begitu juga <em>sandbox</em> lengkap  dengan ember dan sekop untuk menggali atau mengeruk pasir. Kereta api  juga menyenangkan, karena anak bisa belajar meletakkan dan memungut  kereta dari relnya.</p>
<p>Anak juga sudah bisa bermain <em>puzzle</em> yang sederhana. Permainan ini menguatkan koordinasi mata dan tangan,  kemampuan mencocokkan, dan mengenali bentuk, serta akan membuatnya terus  penasaran, sejauh sesuai dengan tingkat kemampuannya. Potongannya  sebaiknya tidak terlalu kecil, supaya tidak mudah dimasukkan ke mulutnya  juga. Mainan yang menunjukkan profesi, seperti perangkat kedokteran,  atau memasak, juga mendorong kreativitasnya.</p>
<p><strong>Usia 3-5 tahun</strong><br />
Anak-anak  usia ini mulai menikmati kegiatan menggambar, mencoret-coret, dan  memberi warna. Memberikan kertas dan krayon juga akan mendorong  kemampuannya menulis. Mencoret-coret akan meningkatkan imajinasi dan  kreativitas, dan menjadi sarana yang baik untuk mengekspresikan  emosinya.</p>
<p>Permainan yang menggunakan papan (<em>board games</em>)  seperti ular tangga mempertajam kemampuan visualisasi dan memorinya,  karena membutuhkan imajinasi atau perhitungan mental. Permainan lain  yang bisa mulai diperkenalkan adalah buku cerita, mainan untuk membangun  sesuatu, mengenakan pakaian pada boneka dan berbagai aksesorinya,  rumah-rumahan, puzzle dengan tingkat kesulitan yang disesuaikan, dan  sepeda.</p>
<p>sumber : fenale.kompas.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/budishmily.wordpress.com/1076/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/budishmily.wordpress.com/1076/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/budishmily.wordpress.com/1076/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/budishmily.wordpress.com/1076/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/budishmily.wordpress.com/1076/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/budishmily.wordpress.com/1076/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/budishmily.wordpress.com/1076/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/budishmily.wordpress.com/1076/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/budishmily.wordpress.com/1076/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/budishmily.wordpress.com/1076/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/budishmily.wordpress.com/1076/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/budishmily.wordpress.com/1076/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/budishmily.wordpress.com/1076/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/budishmily.wordpress.com/1076/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=budishmily.wordpress.com&amp;blog=8252168&amp;post=1076&amp;subd=budishmily&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://budishmily.wordpress.com/2010/10/18/memilih-mainan-sesuai-usia-anak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/046ef72834a2517ac9764cd29065b9e4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">budishmily</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://budishmily.files.wordpress.com/2010/10/2002348p.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">2002348p</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Aneka Obat Tradisional Untuk Anak</title>
		<link>http://budishmily.wordpress.com/2010/09/05/aneka-obat-tradisional-untuk-anak/</link>
		<comments>http://budishmily.wordpress.com/2010/09/05/aneka-obat-tradisional-untuk-anak/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 05 Sep 2010 07:19:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>budishmily</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://budishmily.wordpress.com/?p=1071</guid>
		<description><![CDATA[Berikut sejumlah obat dan bumbu dapur yang biasa digunakan sekaligus kegunaannya : Bawang Merah Untuk menurunkan demam, parut bawang merah secukupnya, balurkan di tubuh bayi/anak. Untuk borok, 3 siung bawang merah dan 2 jari rimpang kunyit dicuci,diparut, lalu dicampur dengan 2 sendok minyak kelapa baru.Hangatkan diatas api kecil sambil diaduk.Setelah dingin, oleskan pada bagian tubuh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=budishmily.wordpress.com&amp;blog=8252168&amp;post=1071&amp;subd=budishmily&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berikut sejumlah obat dan bumbu dapur yang biasa digunakan sekaligus kegunaannya :</p>
<p><strong><em>Bawang Merah</em></strong></p>
<p><a href="http://4.bp.blogspot.com/_pCtIy0dIplI/SkrMILnzDlI/AAAAAAAABPI/Q3D2pA7wjz4/s1600-h/bawangmerah.jpg"></a>Untuk menurunkan demam, parut bawang merah secukupnya, balurkan di tubuh bayi/anak.</p>
<p>Untuk  borok, 3 siung bawang merah dan 2 jari rimpang kunyit dicuci,diparut,  lalu dicampur dengan 2 sendok minyak kelapa baru.Hangatkan diatas api  kecil sambil diaduk.Setelah dingin, oleskan pada bagian tubuh yang sakit  sebanyak 2 kali sehari.</p>
<p>Untuk  masuk angin, 8 siung bawang merah, dicuci, tumbuk halus, campurdengan  air kapur sirih secukupnya. Balurkan di punggung, leher, perut dan kaki.<br />
<span id="more-1071"></span><br />
Jahe</p>
<p><a href="http://3.bp.blogspot.com/_pCtIy0dIplI/SkrMHxN75YI/AAAAAAAABPA/8gIzgQNhtrg/s1600-h/jahe.jpg"></a>Untuk  menghilangkan masuk angin, perut kembung dan kolik pada anak.Caranya,  1/4 sendok teh bubuk jahe kering dilarutkan dalam 1/2 cangkir air panas.  Berikan 1-2 kali per hari sesuai umurnya.</p>
<p>Kunyit (kunir)</p>
<p><a href="http://1.bp.blogspot.com/_pCtIy0dIplI/SkrOnK0grOI/AAAAAAAABQg/1S_9VcUJDWM/s1600-h/kunyitkuning1.jpg"></a>Untuk  diare, 1/2 jari kunyit dan 3 lembar daun jambu biji muda segar  dihaluskan, campur dengan 1/2 cangkir air, lalu diperas. Setelah  disaring, diminumkan pada anak.</p>
<p>Untuk kulit berjamur atau becak putih jamur/ruam popok karena pemakaian diapers, parut kunyit lalu oleskan.</p>
<p>Daun jambu Biji (jambu klutuk, jambu batu).</p>
<p><a href="http://2.bp.blogspot.com/_pCtIy0dIplI/SkrOnYPsp7I/AAAAAAAABQo/vArrCeK3uIs/s1600-h/Jambu-Biji.jpg"></a>Untuk  diare, 3 lembar daun jambu biji muda dan segar dicuci bersih, tumbuk  halus, beri 1/2 cangkir air matang hangat, diperas dan diambil airnya.  Beri garam secukupnya sebelum diminumkan pada anak. Air perasan  diberikan pada anak sekehendaknya.Belimbing wuluh (belimbing asam,  belimbing buluk) Biasanya digunakan untuk obat batuk anak. Caranya,  kukus (dalam panci kecil tertutup selama beberapa jam) satu genggam  (sekitar 11-12 gram) bunga belimbing wuluh segar, 5 butiradas, 1 sendok  makan gula batu dan 1/2 gelas air. Saring dan minumkan 2-3 kali per hari  dengan dosis sesuai usia anak.</p>
<p><strong><em>Mengkudu (pace)</em></strong></p>
<p><a href="http://4.bp.blogspot.com/_pCtIy0dIplI/SkrMIh-puKI/AAAAAAAABPY/HKKPHb8Knq4/s1600-h/mengkudu.jpg"></a>Untuk  meringankan perut kembung pada bayi. Caranya, panaskan daun mengkudu  diatas api beberapasaat, lalu olesi minyak kelapa segar / yang baru.  Tempelkan pada perut anak sewaktu hangat. Bisa diulang beberapa kali.</p>
<p><strong><em><br />
</em></strong></p>
<p><strong><em><br />
</em></strong></p>
<p><strong><em><br />
</em></strong></p>
<p><strong><em>Kemiri</em></strong></p>
<p><a href="http://3.bp.blogspot.com/_pCtIy0dIplI/SkrMI2CzAwI/AAAAAAAABPg/XABZSt5EqR0/s1600-h/1023490_candlenuts2.jpg"></a>Berkhasiat  menyuburkan rambut bayi. Caranya, minyak kemiri dioleskan pada kepala  bayi/anak sambil dipijat perlahan setiap malam. Pagi hari rambut disampo  dan dibilas dengan air hangat hingga bersih. Minyak kemiri inilebih  baik yang sudah jadi.</p>
<p><strong><em>Air Kelapa Muda</em></strong></p>
<p><a href="http://3.bp.blogspot.com/_pCtIy0dIplI/SkrMIdb9ETI/AAAAAAAABPQ/FYILpq5D3zw/s1600-h/Young_Coconut.jpg"></a>Dapat  digunakan untuk obat muntaber karena air kelapa muda banyak mengandung  mineral kalium, yang banyak keluar ketika anak muntaber. Dosisnya tak  ada takarannya, sekendak anak.</p>
<p><strong><em>Brotowali (Putrawali, andawali)</em></strong></p>
<p><a href="http://1.bp.blogspot.com/_pCtIy0dIplI/SkrQXJlcG8I/AAAAAAAABRI/SwYx_kN7uf0/s1600-h/brotowali.jpg"></a>Untuk  pemakaian luar bermanfaat menyembuhkan luka-luka dan gatal-gatal akibat  kudis (scabies). Caranya, 2-3 jari batang brotowali dipotong  kecil-kecil, rebus dengan 6 gelas air. Setelah mendidih, biarkan selama  1/2 jam. Saring air dan gunakan untuk mengobati luka serta gatal-gatal.</p>
<p><strong><em>Jeruk Nipis</em></strong></p>
<p><a href="http://1.bp.blogspot.com/_pCtIy0dIplI/SkrN1p_6L8I/AAAAAAAABP4/3IVjC9vXnFo/s1600-h/20081202162111.jpg"></a>Untuk  mencairkan dahak dan obat batuk anak. Caranya, campur 1 sdm air perasan  jeruk nipis, 3 sdm madu murni, 5 sdm air matang, lalu ditim selama 30  menit. Takaran minum bayi antara usia 6-1 tahun : 2 kali 1/2 sdt ; anak  1-3 tahun : 2 kali 1 sdt; anak 4-5 tahun : 2 kali 1 1/2 sdt. Cara lain,  potong 1 buah jeruk nipis, peras airnya, taruh dalam gelas /cangkir.  Tambahkan kecap manis, aduk. Takaran minum untuk anak, 3 kali 1 sdt per  hari.</p>
<p><strong><em> </em></strong></p>
<p><strong><em>Kentang</em></strong></p>
<p><a href="http://4.bp.blogspot.com/_pCtIy0dIplI/SkrN007kZ_I/AAAAAAAABPo/oIFflc35Kdk/s1600-h/Holland_Potato.jpg"></a>Untuk  obat bisul. Caranya, parut kentang dan peras. Oleskan sari air dan  parutan kendtang segar dioleskan pada bisul 3-4 kali per hari Bisa pula  untuk ruam kulit yang disebabkan biang keringat atau keringat buntet  (miliaria), karena sifat kentang yang mendinginkan.</p>
<p><strong><em>Banglai (bangle, panglai, manglai, pandhiyang)</em></strong></p>
<p><a href="http://3.bp.blogspot.com/_pCtIy0dIplI/SkrRABFqxzI/AAAAAAAABRQ/pLemLudTGVQ/s1600-h/blob.jpg"></a>Untuk menenangkan bayi dan anak yang sering rewel pada malam hari,balurkan parutan banglai segal di kening dan badan anak.</p>
<p><strong><em> </em></strong></p>
<p><strong><em><br />
</em></strong></p>
<p><strong><em><br />
</em></strong></p>
<p><strong><em><br />
</em></strong></p>
<p><strong><em><br />
</em></strong></p>
<p><strong><em>Minyak zaitun</em></strong></p>
<p><a href="http://3.bp.blogspot.com/_pCtIy0dIplI/SkrN1Rkl4BI/AAAAAAAABPw/AuO7vOJBNes/s1600-h/olive-oil.jpg"></a>Untuk mengobati kerak kepala atau ketombe pada bayi (craddle crap),sebanyak 1-2 kali per hari dioleskan pada kulit kepala.</p>
<p><strong><em>Lidah buaya</em></strong></p>
<p><a href="http://3.bp.blogspot.com/_pCtIy0dIplI/SkrN2JIuqkI/AAAAAAAABQA/YG1-ouTG9X8/s1600-h/aloe_vera_with_web1.jpg"></a>Untuk  mengobati luka bakar pada bayi dan anak. Caranya dengan mengoleskan  daging daun lidah buaya pada seluruh permukaan kulit yang menderita luka  bakar.</p>
<p><strong><em><br />
</em></strong></p>
<p><strong><em><br />
</em></strong></p>
<p><strong><em><br />
</em></strong></p>
<p><strong><em>Daun pepaya.</em></strong></p>
<p><a href="http://4.bp.blogspot.com/_pCtIy0dIplI/SkrQW-F4iOI/AAAAAAAABRA/B7jeJbdsbZA/s1600-h/daun-pepaya.jpg"></a>Berkhasiat  meningkatkan nafsu makan, menyembuhkan penyakit malaria,  panas,beri-beri dan kejang perut. Caranya, daun pepaya muda ditumbuk,  diperas, saring, lalu minum airnya.</p>
<p><strong><em>Temulawak (koneng gede)</em></strong></p>
<p><a href="http://3.bp.blogspot.com/_pCtIy0dIplI/SkrN2kAcN5I/AAAAAAAABQI/n_JRXqNrizA/s1600-h/temulawak.jpg"></a>Untuk  menambah nafsu makan. Caranya, 150 gram temulawan 50 gram kunyit segar  dikupas, iris tipis,rendam dalam 500 cc madu kapuk dalam toples tertutup  selama 2 minggu.Setelah 2 minggu ramuan siap untuk digunakan.Aturan  minum 1 sendok makan madu temulawak dilarutkan dalam 1/2 cangkir air  hangat, diminum pagi dan sore.</p>
<p><strong><em>Kencur</em></strong></p>
<p><a href="http://2.bp.blogspot.com/_pCtIy0dIplI/SkrOmopLLdI/AAAAAAAABQQ/hZZF4HDEqb8/s1600-h/626926_kencur2.jpg"></a>Untuk  meringankan batuk pada anak. Caranya, 5 gram kencur segar dicuci  bersih, parut, lalu tambahkan 2 sdm air putih matang dan diaduk. Setelah  disaring, tambahkan 1 sdm madu murni. Berikan 2-3 kali sehari.</p>
<p><strong><em><br />
</em></strong></p>
<p><strong><em><br />
</em></strong></p>
<p><strong><em><br />
</em></strong></p>
<p><strong><em>Adas (fennel)</em></strong></p>
<p><a href="http://3.bp.blogspot.com/_pCtIy0dIplI/SkrOm1qT6UI/AAAAAAAABQY/3gKcTwV7HcY/s1600-h/494a13f988aba.jpg"></a>Teh  adas dapat dipakai untuk meringankan bayi yang menderita kolik atau  yang kesakitan akibat erupsi (keluarnya) gigi. Untuk obat masuk angin  dan kolik, caranya 1sdt teh adas dilarutkan dengan 1 cangkir air  mendidih, adukhingga larut. Setelah agak dingin, larutan dapat  diminumkan pada bayi/anak deng</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/budishmily.wordpress.com/1071/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/budishmily.wordpress.com/1071/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/budishmily.wordpress.com/1071/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/budishmily.wordpress.com/1071/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/budishmily.wordpress.com/1071/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/budishmily.wordpress.com/1071/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/budishmily.wordpress.com/1071/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/budishmily.wordpress.com/1071/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/budishmily.wordpress.com/1071/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/budishmily.wordpress.com/1071/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/budishmily.wordpress.com/1071/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/budishmily.wordpress.com/1071/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/budishmily.wordpress.com/1071/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/budishmily.wordpress.com/1071/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=budishmily.wordpress.com&amp;blog=8252168&amp;post=1071&amp;subd=budishmily&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://budishmily.wordpress.com/2010/09/05/aneka-obat-tradisional-untuk-anak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/046ef72834a2517ac9764cd29065b9e4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">budishmily</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tips Mengoptimalkan Perkembangan Gerak/Motorik Bayi 7-9 Bulan</title>
		<link>http://budishmily.wordpress.com/2010/09/05/tips-mengoptimalkan-perkembangan-gerakmotorik-bayi-7-9-bulan/</link>
		<comments>http://budishmily.wordpress.com/2010/09/05/tips-mengoptimalkan-perkembangan-gerakmotorik-bayi-7-9-bulan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 05 Sep 2010 07:03:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>budishmily</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ibu dan Bayi]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Sekilas Info]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://budishmily.wordpress.com/?p=1068</guid>
		<description><![CDATA[Dari milis ayahbunda / booklet bonus ayahbunda Usia 7-9 bulan Di bulan ke-7 ini bayi mulai senang mengangkat dan menurunkan bokong serta punggungnya. Ketrampilan kakinya juga ditunjukkan olehnya, misalnya saat ia diberdirikan di pangkuan kita si kecil pasti akan meloncat-loncat gembira menggoyang-goyangkan kedua kakinya. Merangkak merupakan aktivitas menonjol yg banyak mendapat sorotan dari orang tua. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=budishmily.wordpress.com&amp;blog=8252168&amp;post=1068&amp;subd=budishmily&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dari milis ayahbunda / booklet bonus ayahbunda</p>
<p><strong>Usia 7-9 bulan</strong></p>
<p>Di bulan ke-7 ini bayi mulai senang mengangkat dan menurunkan bokong<br />
serta punggungnya. Ketrampilan kakinya juga ditunjukkan olehnya,<br />
misalnya saat ia diberdirikan di pangkuan kita si kecil pasti akan<br />
meloncat-loncat gembira menggoyang-goyangkan kedua kakinya.</p>
<p>Merangkak merupakan aktivitas menonjol yg banyak mendapat sorotan dari<br />
orang tua. Di usia ke-8 bulan bayi mulai merangkak dan mengesot<br />
sepanjang lantai. Kepandaiannya merangkak membuat si kecil senang<br />
“berjalan” kesana kemari.<span id="more-1068"></span></p>
<p>Selain itu otot punggung dan bahu si kecil sudah semakin terkontrol.<br />
Oleh karena itu ia kini bisa duduk sendiri tanpa bantuan dari kedua<br />
orangtuanya. Selain duduk tanpa dibantu anak usia 8 bulan juga mulai<br />
dapat menarik tubuhnya ke dalam posisi berdiri. Dengan latihan berdiri<br />
ini si kecil sebetulnya melatih perkembangan otot kakinya. Ia jadi<br />
senang menggoyang-goyangkan tubuhnya ke depan dan ke belakang. Kekuatan<br />
otonya ini akan membantunya merangkak dengan cepat.</p>
<p>Tahap selanjutnya, bayi akan berlatih berdiri dengan kedua tangannya<br />
bertumpu pada kursi, meja atau perabot rumah tangga lainnya yg dapat<br />
menahan berat badannya. Lihatlah ketika ia tengkurap atau merangkak,<br />
kedua tangannya akan berusaha memegang meja atau kursi kecil. Lalu<br />
sambil berpegangan, secara perlahan ia akan mengangkat tubuhnya untuk<br />
berdiri. Dari berdiri ia pun kini dapat duduk sendiri tanpa bantuan.</p>
<p>Tahap selanjutnya adalah merambat. Jika ia sudha pandai berdiri sambil<br />
berpegangan, kedua tangan yg bertumpu akan bergeser ke samping, diikuti<br />
oleh kakinya. Tetapi di usia ke-8 bulan ini si kecil belum mampu untuk<br />
duduk kembali tanpa bantuan. Karena itu jangan membiarkan si kecil tanpa<br />
pengawasan.</p>
<p>Di usia 9 bulan kepandaian si kecil dalam belajar berjalan sudah semakin<br />
pintar. Jika anda memegang kedua tangannya ia akan berlatih menapakkan<br />
serta melangkahkan kedua kakinya. Pada saat ini si kecil semakin giat<br />
melatih oto-otot kakinya sehingga dapat cepat berjalan. Seiring dengan<br />
latihan jalannya bayi juga semakin “aksi” memperlihatkan kepandaian<br />
merangkak yg sudah ditunjukkan di usianya yg ke-8.</p>
<p><strong>Perkembangan Gerakan:<br />
Bila digendong dan diberdirikan dipangkuan anda, bayi akan<br />
meloncat-loncat.</strong></p>
<p>Senang mengakat dan menurunkan bokong serta punggungnya  Sering-seringlah ia diberdirikan di pangkuan anda. Jangan takut  tungkainya akan bengkok<br />
atau patah karena sebetulnya ia sedang melatih kekuatan kakinya untuk menahan berat badannya<br />
Bayi sudah dapat berdiri dengan kedua tangannya berpegangan pada meja  atau kursi, lalu menggeser kakinya satu persatu ke arah samping<br />
Pegang kedua pinggang bayi dan gerakkan tubuhnya ke kanan dan ke kiri<br />
untuk melatihnya berdiri</p>
<p><strong>Merangkak.</strong><br />
Latihlah merangkak dengan meletakkan bayi di ruangan yg luas (dan<br />
bersih) yg memungkinkan si kecil berjalan merangkak kesana kemari.<br />
Letakkan mainan, misalnya bola, dan mainkan bola tersebut agar si kecil<br />
tertarik untuk mengambilnya. Si kecil akan berusaha mendapatkan bola<br />
tersebut dengan cara merangkak. Jika ia sudah mendapatkannya beri pujian<br />
dan katakan bahwa ia pintar. Tetapi tetap awasi, mungkin di sekitar<br />
rurangan ada benda-benda yg berbahaya, seperti stop kontak.</p>
<p><strong>Bisa duduk sendiri tanpa bantuan dari orang tuanya.</strong><br />
Dapat menarik tubuhnya ke dalam posisi berdiri<br />
Selain duduk tanpa dibantu, anak usia 8 bulan dapat menarik tubuhnya ke dalam posisi<br />
berdiri Beri meja atau bangku yang rendah</p>
<p><strong>Si kecil mulai belajar berjalan</strong><br />
Sering-seringlah melatih si kecil jalan dengan cara memegang kedua  tangannya lalu biarkan ia melangkahkan kakinya selangkah demi selangkah  dan bimbing ke suatu tempat. Beri ciuman pada pipi si kecil bila ia  berhasil sampai di “tempat tujuan” agar lebih bersemangat lagi berlatih  jalan</p>
<p>sumber : bayidananak.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/budishmily.wordpress.com/1068/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/budishmily.wordpress.com/1068/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/budishmily.wordpress.com/1068/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/budishmily.wordpress.com/1068/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/budishmily.wordpress.com/1068/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/budishmily.wordpress.com/1068/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/budishmily.wordpress.com/1068/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/budishmily.wordpress.com/1068/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/budishmily.wordpress.com/1068/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/budishmily.wordpress.com/1068/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/budishmily.wordpress.com/1068/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/budishmily.wordpress.com/1068/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/budishmily.wordpress.com/1068/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/budishmily.wordpress.com/1068/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=budishmily.wordpress.com&amp;blog=8252168&amp;post=1068&amp;subd=budishmily&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://budishmily.wordpress.com/2010/09/05/tips-mengoptimalkan-perkembangan-gerakmotorik-bayi-7-9-bulan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/046ef72834a2517ac9764cd29065b9e4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">budishmily</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
