Kurangi Konsumsi Buah untuk Bayi

PE-032-0772Buah sangat penting bagi bayi dan balita, karena buah mengandung serat yang berguna mencegah sembelit, membantu melancarkan BAB, dan mencegah kanker usus. Namun, ini tak berarti Anda dan si kecil harus makan buah sebanyak-banyaknya. Pasalnya kebanyakan serat pun tak baik karena bisa menganggu penyerapan vitamin oleh tubuh.

Selain itu, bayi dan balita memiliki kapasitas perut yang terbatas. Bila sampai merasa kenyang karena buah, mereka dia jadi enggan menyusu dan tak selera makan. Padahal, bayi dan balita sangat memerlukan asupan protein dan zat gizi lain yang tak bisa didapatkan dari buah-buahan. Sehingga, bila anak hanya mau makan buah, lama-lama bisa kekurangan gizi.

Anda bisa mulai mengenalkan buah sejak bayi berusia 4 bulan. Tapi tentu saja, buah yang dikenalkan tak boleh banyak serat, seperti pisang, apel, tomat, dan pepaya. Jeruk juga boleh diberikan, tapi hanya airnya karena jeruk mengandung serat yang terlalu sulit dicerna bayi.

Jambu biji boleh diberikan, jangan terlalu banyak, karena jambu biji mengandung tanin yang bisa mengikat zat besi dan protein sehingga pencernaannya jadi kurang bagus.

Setelah usia satu tahun, bayi hampir boleh makan buah apa saja. Tapi sebaiknya hindari buah yang menimbulkan banyak gas, seperti nangka. Durian juga sebaiknya dihindari, karena mengandung alkohol yang bisa membahayakan kesehatan anak.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: