Nasihat untuk Ibu Hamil

KEHAMILAN adalah masa yang istimewa. Dan kelahiran si buah hati pun
menjadi momen yang sangat ditunggu oleh seluruh anggota keluarga.
Para calon ibu baru pasti bertanya-tanya, hal apa sajakah yang perlu
diperhatikan selama hamil..?
Semua ibu hamil dan menyusui harus betul-betul memperhatikan asupan
makanannya, terutama mengenai jumlah kalori, dan protein yang berguna untuk pertumbuhan janin dan kesehatan ibu. Zat-zat yang diperlukan sang ibu selama masa kehamilan adalah protein, kar-bohidrat, zat lemak, vitamin, air, dan mineral terutama kalsium, fosfor, dan zat besi (Fe).

Semua zat tersebut dapat diperoleh dari makanan yang ibu makan sehari-hari ataupun dari pengobatan tambahan yang diberikan bila ada kekurangan. Yang sebenarnya penting untuk diperhatikan yaitu bagaimana cara
mengatur menu dan cara pengolahan menu makanan. Menu sebaiknya disusun menurut petunjuk 4 sehat 5 sempurna. Perlu diketahui bahwa makanan yang mahal harganya belum tentu tinggi nilai gizinya, namun sebaliknya, banyak bahan makanan yang murah harganya mempunyai nilai gizi yang tinggi. Ibu hendaknya selalu makan sayur-sayuran dan buah-buahan yang berwarna karena nilai gizinya tinggi untuk kesehatan.

Banyak wanita berpendapat bahwa selagi hamil, makan dikurangi karena
mereka takut janin menjadi besar sehingga sulit melahirkan. Pendapat ini tidak mempunyai dasar, sebenarnya ibu hamil memerlukan tambahan beberapa zat-zat untuk pertumbuhan janinnya agar sehat dan ini hanya bisa diperoleh dari makanan.

Kekurangan nutrisi dapat menyebabkan terjadinya anemia, keguguran
(abortus), lahir prematur (kurang bulan), perdarahan pasca per-salinan, dan
lain-lain. Tidak jarang juga ibu yang makan berlebihan karena dianggap untuk
dua orang sehingga dapat mengakibatkan komplikasi seperti gemuk, pre-eklampsia (suatu bentuk keracunan kehamilan yang dapat menyebabkan kejang dan koma pada ibu hamil), janin besar, dan sebagainya. Sebagai pengawasan akan kecukupan gizi ibu hamil dan pertumbuhan kandungannya dapat diukur berdasarkan kenaikan berat badan.

Timbanglah berat badan setiap kali periksa kehamilan, berat badan akan
bertambah sesuai dengan pertumbuhan bayi dalam kandungan. Kenaikan berat badan rata-rata antara 6.5 sampai 16 kg (10-12 kg). Kenaikan berat badan yang berlebihan atau bila berat badan ibu turun setelah kehamilan triwulan kedua, haruslah menjadi perhatian.

Hindari Merokok!!

Pada prinsipnya, merokok adalah kebiasaan yang dapat merugikan kesehatan,
baik bagi pria maupun wanita. Hubungan erat antara penyakit jantung, paru-paru, dan kanker dengan kebiasaan merokok tentunya sudah menjadi pengetahuan umum.

Sayangnya, dampak negatif rokok terhadap wanita tidak sesempit itu. Pada
wanita perokok terjadi peningkatan risiko munculnya kasus kehamilan di luar
kandungan dan keguguran. Selain itu, sebagaimana yang tertulis dengan jelas
dalam setiap kemasan rokok, kebiasaan merokok dapat menyebabkan timbulnya kecacatan pada janin.

Nikotin menyebabkan gangguan pada proses pelepasan ovum dan memperlambat motilitas tuba, sehingga risiko seorang wanita perokok untuk mengalami kehamilan di luar kandungan menjadi 2-4 kali lebih tinggi dibandingkan wanita bukan perokok.

Merokok juga berhubungan dengan risiko tinggi untuk mengalami kelainan
dalam kehamilan, antara lain ketuban pecah sebelum waktunya dan gangguan pada plasenta (ari-ari). Kebiasaan merokok pun dikaitkan dengan kelahiran prematur dan berat badan bayi yang dilahirkan akan cenderung rendah. Bayi yang terlahir dengan berat badan yang rendah biasanya memiliki risiko tinggi untuk mengalami kesakitan bahkan kematian. Seluruh fakta tentang dampak negatif rokok terhadap kesehatan ibu hamil ini sangat penting untuk diketahui. Namun perlu diingat, sedalam apapun pengetahuan tersebut kita miliki, tentu tidak akan banyak artinya jika tidak disertai dengan upaya konkret untuk berhenti merokok.

Bagaimana dengan Obat-obatan?

Untuk pemakaian obat-obatan, jika mungkin dihindari selama kehamilan
terutama dalam triwulan pertama. Sebelumnya perlu dipertanyakan mana yang lebih besar manfaatnya dibandingkan bahayanya terhadap janin, oleh karena itu harus dipertimbangkan pemakaian obat-obatan tersebut.

Selama hamil, fungsi ekskresi dan keringat ibu akan bertambah. Oleh sebab
itu, mandi sangat diperlukan untuk kebersihan/hygiene terutama perawatan kulit ibu. Sebaiknya menggunakan sabun yang lembut atau ringan dan tetap jagalah kebersihan serta keamanannya, jangan sampai tergelincir.

Douche dan mandi berendam tidak dianjurkan untuk ibu hamil. Gosok gigi
juga perlu dilakukan secara teratur untuk mencegah sakit gigi. Dan pakaian yang digunakan pun harus longgar, bersih dan tidak ada ikatan yang ketat pada daerah perut.

Perawatan buah dada juga jangan disepelekan. Buah dada merupakan sumber
air susu ibu yang akan menjadi makanan utama bagi bayi, karena itu jauh
sebelumnya sudah harus dirawat. Pakaian dalam yang dipakai harus sesuai dengan pembesaran buah dada ibu, dan sifatnya adalah menyokong buah dada dari bawah, bukan menekan dari depan. Pada dua bulan terakhir perlu dilakukan massage karena kolostrum harus dikeluarkan untuk mencegah penyumbatan. Untuk mencegah puting susu menjadi kering dan mudah pecah, maka puting susu dan areola payudara harus dirawat baik-baik dengan cara dibersihkan dengan air sabun dan biocream atau alkohol.

Sedangkan bila puting susu masuk ke dalam, hal ini diperbaiki dengan
jalan menarik-narik keluar.
Kondisi hamil pun bukan berarti sang ibu tidak boleh beraktivitas sama
sekali. Justru, gerak badan tersebut banyak kegunaannya, antara lain sirkulasi darah menjadi baik, nafsu makan bertambah, pencernaan menjadi lebih baik, dan tidur pun lebih nyenyak. Ibu hamil dianjurkan untuk berjalan-jalan pada pagi hari dalam udara yang masih segar dan melakukan gerak badan di tempat, seperti berdiri-jongkok, telentang-kaki diangkat, telentang-perut diangkat, dan melatih pernafasan. Ibu hamil boleh bekerja seperti biasa, tetapi harus sering istirahat, makan teratur, dan melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin dan teratur. Istirahat tidur siang sangat menguntungkan dan baik untuk kesehatan.
Istirahat berbaring sedikitnya 1 jam pada siang hari akan memulihkan tenaga
ibu. Sedangkan duduk terlalu lama dapat menyebabkan statis pembuluh darah vena
(vena stagnasi) sehingga mengakibatkan kaki bengkak dan tromboflebitis.

Bukan hanya latihan-latihan fisik saja yang perlu dilakukan sang ibu
namun juga latihan kejiwaan karena ketenangan jiwa sangat penting dalam
menghadapi persalinan. Hamil memang merupakan suatu peristiwa yang fisiologis, namun banyak ibu-ibu yang tidak tenang dan selalu merasa khawatir akan kandungannya. Untuk itu, dokter harus dapat menanamkan kepercayaan kepada ibu hamil dan menerangkan apa yang harus diketahuinya karena rasa takut dan khawatir yang berlebihan dapat menyebabkan rasa sakit pada waktu persalinan.
Hal ini tentu akan menganggu jalannya persalinan sehingga ibu akan menjadi
lelah dan hilang kekuatan.

Untuk menghilangkan rasa cemas, harus ditanamkan kerja sama yang baik
antara si ibu hamil dan penolong (dokter, bidan) dan diberikan penjelasan
selagi hamil dengan tujuan menghilangkan ketidaktahuan ibu hamil tersebut.

sumber : bibilung.wordpress.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: